Berita

Jelang Pilkada, Sekda DKI Akui Sudah Komunikasi Dengan PKB

MINGGU, 03 JULI 2016 | 16:19 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, masih belum memastikan diri untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Meski begitu dirinya mengakui memiliki niatan untuk maju.

"Semua orang kan di hati pasti ada. Target maju bisa tahun ini, bisa lima tahun ke depan," ujar Saefullah Minggu, (1/7).

Saefullah mengatakan, suara dukungan datang dari Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa DKI Jakarta untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta.


Saefullah yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI ini, memang menjalin komunikasi dengan para tokoh PKB Jakarta.

"Saya akui bagaimana ada peluang PKB mengusung saya. Nama saya disebut juga," imbuh dia.

PKB memiliki enam kursi di DPRD DKI Jakarta. Artinya, PKB harus berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan calon dalam pesta demokrasi di DKI Jakarta tahun depan.

Di siai lain, PKB masih belum cukup kursi. Saat ini, bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Gerindra Sandiaga Uno beberapa kali menemui Saefullah.

Yang terakhir, saat Saefullah melangsungkan buka puasa bersama dengan anggota PWNU pada pekan lalu.

"Timnya (Sandiaga) bilang mau datang. Karena beliau tamu akhirnya diputuskan untuk diterima saja," ucap Saefullah.

Saefullah membantah pertemuan itu sebagai sinyal dirinya akan maju bersandingan dengan Sandiaga. Pertemuan itu juga sama sekali tidak membahas soal Pilkada, bahkan soal perkembangan Jakarta.

"Saya belum kenal beliau. Kecilnya kan beda, sekolahnya kami juga beda. Baru kemarin itu kenalan. Saya dengar dia kan sekolahnya di luar (negeri) terus. Kalau saya kan di kampung terus," tutup Saefullah. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya