Berita

Nasdem: Bahaya Bila Penyiaran Dikuasai Segelintir Media Saja

SABTU, 02 JULI 2016 | 04:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Harapan pemerintah yang menginginkan Komisi I untuk segera menggodok dan menyelesaikan revisi UU penyiaran diamini Partai Nasdem.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Prananda Surya Paloh.  Prananda menyatakan bahwa digitalisasi memang mampu memadatkan jumlah channel dalam sebuah pita gelombang. Artinya makin memungkinkan lebih banyak media masuk dan dinikmati oleh masyarakat.

"Terkait digitalisasi saya ingin bicara prinsip prinsipnya dulu," kata Prananda dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 30/6).


Legislator NasDem dapil Sumatera Utara I menegaskan, penyiaran tidak boleh dikuasai oleh segelintir media yang sudah mapan. Sebab jika hal ini dibiarkan akan berpotensi membentuk kartel media.

Prananda mengibaratkan sebuah warung yang punya lapak luas, sekarang luas ruang lapak yang sama bisa menampung beberapa warung sekaligus. Kemudian lapak baru ini dikuasai oleh pemilik warung lama.

 "Ini sangat berbahaya pada kelangsungan demokrasi, yang mengandalkan informasi dari pers yang merdeka," tegasnya. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya