Berita

HUT Ke-426, Semoga Medan Bisa Menjadi Kota Kebanggaan

JUMAT, 01 JULI 2016 | 17:58 WIB | OLEH: ABDULLAH RASYID

KITA masih ingat, Medan pernah mendapat julukan Texas, sebuah ‎kota di daerah utara Amerika yang terkenal karena keras dan kurang beradab. Mungkin sebagian besar warga kota Medan tidak peduli dengan predikat atau julukan ini. Karena memang yang paling bertanggung jawab adalah aparatur dan para pimpinan yang dalam hal ini adalah Walikota dan jajarannya.

Sejak dulu Medan punya peran penting dan secara geopolitik strategis. Karena menjadi demarkasi terhadap selat Malaka dan intervensi ekonomi negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Apa yang terjadi di Medan tentu menjadi perhatian masyarakat Indonesia, khususnya warga Sumatera Utara.

Sehubungan dengan hal itu, Medan tentu saja diharapkan mampu menjadi kebanggaan dan sebuah kota yang menjadi harapan dengan citra yang sempurna. Tentu bukan sebatas citra, tapi benar-benar sesuai dengan keinginan warga, Medan menjadi kota yang bersih, aman beradab dan seterusnya.


Celakanya, wajah Kota Medan hari ini tidak semakin baik bahkan terlihat memperihatinkan. Beberapa persoalan Kota Medan seperti, transportasi, sampah dan kebersihan (bahkan akhir akhir ini banjir), premanisme, infrastruktur, sarana prasarana publik, pertanahan tata ruang selalu menjadi PR para walikota Medan.

‎Dalam menghadapi usia yang tidak bisa dikatakan muda, yaitu 426 tahun, Medan belum dapat menjadi kebanggaan warganya, apalagi kebanggaan Indonesia. Dalam minggu terakhir di bulan Juli ini, tidak terlihat aktivitas bahwa Kota Medan sedang berulang tahun, bukan perayaan yang kita inginkan, tetapi aktivitas yang mengingatkan dan membuat kita merasa memiliki dan bangga dengan kota Medan. Padahal banyak hal dapat ditampilkan, baik itu pagelaran budaya pun juga pembangunan, atau memang kedua hal itupun sudah hilang dari Kota Medan.

Hari ini kita melihat Medan sudah lebih seperti Hongkong. Ketika kita tiba di stasiun KA Medan, maka yang akan kita lihat‎ bangunan vihara yang sangat besar. Titi Gantung sebagai salah satu ikon kota Medan, tertutup oleh bangunan tempat ibadah Budha tersebut. Belum lagi bangunan ruko dan gedung gedung niaga yang juga dimiliki bangsa Cina itu semakin menjamur di Kota Medan.

Jarang sekali dan bahkan tidak pernah terlihat lagi kaum 'Boemi Poetera' memakai baju 'teluk belanga' lalu lalang di tengah kota Medan.‎ Saat ini suku asli kota Medan ini semakin terpinggirkan, baik kehilangan pengusaan atas tanah juga secara ekonomi tidak berdaya.

Disinilah salah satu peran pemerintah Kota Medan dibutuhkan. Sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap datuk-datuk para pendiri kota Medan, ‎pemerintah kota setidaknya mempertahankan bangunan, lapangan atau juga daerah yang menjadi lokal heritage seperti, Lap. Merdeka, Tugu Perjuangan, Istana dan situs budaya lainnya yang dengan narasi yang tepat serta menarik dapat menjadi atraksi pariwisata.

Sebagai kota yang haterogen dan berpenduduk cukup banyak, Kota Medan dapat menjadi center of excellence karena kebutuhan warga Sumut khususnya Medan sangat besar terhada pendidikan. Menjadikannya sebagai pusat budaya dan pendidikan pada gilirannya akan membangkitkan kebanggaan terhada Kota Medan. Hal ini dilakukan dengan memberi porsi dan keberpihakan pada kaum Boemi Poetera sebagai pemilik dan penguasa kota Medan sesungguhnya!

Selamat ulang tahun Medan, kota sejati kota pahlawan!‎

Penulis adalah pelopor Gerakan Bangga Medan dan Seknas Boemi Poetera

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya