Berita

basuki purnama/net

Politik

Lengket Dengan Skandal, Ahok Sudah Layak Terjun Ke Jurang

KAMIS, 30 JUNI 2016 | 15:08 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok, tidak pernah lepas dari kontroversi dan skandal keuangan Pemprov DKI Jakarta, bahkan sejak ia masih menjabat Wakil Gubernur mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Lembaga Informasi Data, Zaenal Muttaqin, menyatakan, di awal masa kepemimpinannya dengan Jokowi saja sudah terjadi skandal pembelian moda transportasi Transjakarta yang menghabiskan dana sebesar Rp 1,5 triliun. Pada kasus ini hanya Kadis Perhubungan yang menjadi "korban".

Skandal lain yang ikut "melambungkan" nama Ahok adalah pembelian lahan Sumber Waras. Masalahnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah Agus Raharjo CS tidak mau menindaklanjuti audit investigasi Badan Pengawas Keuangan (BPK).


Tak hanya itu, Ahok pun terjerat skandal reklamasi pantai utara Jakarta. Kasus ini makin meriah dengan tertangkapnya anggota DPRD, Muhammad Sanusi, dan bos perusahaan properti. Perkara ini kemudian menyeret lingkaran dekat Ahok dalam pusaran dugaan korupsi.

Belum selesai dengan Sumber Waras dan reklamasi, kini muncul kembali kasus dugaan pembelian lahan milik sendiri oleh Pemprov DKI disertai dugaan keterlibatan Ahok lewat disposisinya.

"Apa yang terjadi dalam empat kasus besar tersebut mengindikasikan bahwa Ahok telah gagal menjadi pemimpin yang bersih dan jauh dari skandal," tegas Zaenal.

Menurutnya, di negara-negara yang maju seperti Jepang dan Korea Selatan, pejabat yang tersangkut kasus seperti Ahok akan mengundurkan diri atau bahkan bunuh diri.

"Seharusnya Ahok sudah layak untuk bunuh diri atau terjun ke jurang.
Malu dan mundur tampaknya belum cukup untuk menutupi mega skandal tersebut," demikian Zainal. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya