Berita

Kunjungi Ponpes Daarul Uchwah, Bamusi Siap Bangun Ekonomi Ummat

SELASA, 28 JUNI 2016 | 07:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) kembalui mengunjungi pesantren. Kali ini, pesantren yang dikunjungi adalah Ponpes Daarul Uchwah, Kedoya, Jakarta Barat (Senin, 27/6).

Tiba di Pesantren, rombongan Pengurus Pusat Bamusi diterima secara hangat oleh Pimpinan Ponpes Daarul Uchwah Kyai Haji Dr Marsudi Suhud beserta ratusan santriwan dan santriwat. Acara pun diawali dengan berkeliling pondok pesantren di Kedoya, Jakarta Barat ini.

Dalam sambutannya, mewakili rombongan PP Bamusi Nova Andika menegaskan bahwa kunjungan PP Bamusi yang fokus ke pondok pondok pesantren diantaranya adalah ingin lebih mengembangkan pemberdayaan ekonomi umat Islam khususnya para santri dan Pimpinan ponpes.


"Melalui program corporate social responsibility/CSR, kami PP Bamusi tentunya tidak hanya bersifat membagikan infak, shodaqoh atau filantropi, tetapi lebih pada empowering ekonomi umat dengan menjadikan santri-santri menjadi calon pengusaha-pengusaha mandiri di masa depan," tandas Nova.

Karena menurut Nova bahwa Islam mengajarkan ummatnya untuk menjadi tangan di atas atau sering memberi. Hal ini sesuai kaidah bahwa tangan di atas lebih mulia dari pada tangan di bawah. Apalagi kondisi kemiskinan akan lebih mengarah kan orang pada kekufuran.

Pimpinan Ponpes pun menyambut baik hal Yang disampaikan PP BAMUSI dengan membuka tangan untuk bekerja sama dengan PP Bamusi, yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan.

"Kami akan bergandengan tangan dengan PP BAMUSI mengembangkan ekonomi umat Islam, dan kami siapkan santri-santri yang juga sebagian besar sudah berhasil mendapatkan beasiswa bidang ekonomi Manajemen," tegas Kyai Marsudi.

Ikut dalam Rombongan PP Bamusi ini adalah; Gus Nu'man, M Syukron, Yudi Sutarno, Indah P Nataprawira, Nayla R Al Jufri. Di akhir acara, Bamusi menyerahkan bingkisan sembako dan Sejumlah uang tunai kepada Pimpinan Ponpes, dan acara ditutup dengan sholat maghrib berjamaah serta buka puasa bersama. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya