Berita

foto :net

Kesehatan

Ketua DPR: Peredaran Vaksin Palsu Bukti Keteledoran BPOM

SENIN, 27 JUNI 2016 | 13:54 WIB | LAPORAN:

Pengakuan pelaku, peredaran vaksin palsu sudah sampai di Medan, Sumatera Utara.

Ketua DPR Ade Komarudin menunjuk itu karena keteledoran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

"Ya ini kan, soal ini dahulu sudah sering terulang ini berarti dari sistemnya sudah benar. Sudah ada tetapi ini satu keteledoran dan satu keteledoran dari pengawasan Badan POM," ujar politisi yang akrab disapa Akom tersebut di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Senin (27/6).


Karenanya dia meminta Komisi IX untuk mengingatkan BPOM agar kasus itu tidak terulang lagi. Bukan hanya itu, menurut dia, Komisi IX harus mengamati dan mendalami terus permasalahan obat-obatan dan vaksin palsu dengan baik.

Ade menegaskan, peredaran vaksin palsu tak bisa dianggap enteng karena ini menyangkut kesehatan seorang genarasi bangsa.

"Dan jika kita biarkan itu akan berdampak buruk akan meluas di masyarakat," imbuhnya.[wid]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya