Berita

OKKY aSOKAWATI/NET

Kesehatan

Okky Asokawati: Pernyataan Menkes Seolah Tak Berpikir

SENIN, 27 JUNI 2016 | 11:25 WIB | LAPORAN:

Komisi IX DPR dijadwalkan rapat dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada sore nanti (Senin, 27/6) pukul 15.00 WIB.

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat itu mengenai peredaran vaksin palsu di beberapa klinik dan rumah sakit di Jabodetabek.

Anggota Komisi IX, Okky Assokawaty mengatakan, rapat itu dilakukan karena Senayan ingin meminta penjelasan terkait peredaran vaksin palsu.


"Saya sangat menyayangkan bahwa sudah lama kasus ini terjadi tapi tetap saja tidak ada penahanan atau hukuman yang diberikan. Baru setelah Bareskrim nemu, Kemenkes merespon," ujar anggota Komisi IX DPR, Okky Asokawati di gedung Nusantara I Senayan, Jakarta.

"Promotif dan preventif sangat memprihatinkan. CPOB (cara pembuatan obat yang baik) dan CDOB (cara distribusi obat yang baik) tidak dikawal dengan baik," lanjutnya.

Untuk CPOB, Okky menekankan, izin seharusnya keluar dari Kemenkes. Jika sampai ada pihak yang bisa memproduksi vaksin palsu maka CPOB nya patut dipertanyakan.

"Saya menyesalkan pagi ini Menkes mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir. Ini bentuk statemen yang seolah tidak berpikir pada masyarakat yang khawatir," ucap mantan peragawati itu.

Pengawasan BPOM juga mendapat kritik tajam dari Okky.

"BPOM juga menurut saya kecolongan ironi dalam hal distribusi tupoksinya adalah BPOM," cetusnya.

Karenanya ia menuntut pro aktif Bareskrim Mabes Polri untuk membongkar rumah sakit yang menjual vaksin palsu.  

"Orang kesehatan, kebidanan juga harus menyikapi ini," pungkasnya.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya