Berita

jokowi/net

Jokowi Harus Tegas Tunjukkan Sikap Tak Lindungi Ahok

SENIN, 27 JUNI 2016 | 06:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini berkembang opini dan asumsi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak serius menangani kasus-kasus yang melekat pada Ahok. Opini dan asumsi lain yang berkembang, ketidakseriusan ini karena Ahok dilindungi oleh Jokowi.

Direktur Eksekutif Aufkalrung Institut, Dahroni Agung Prasetyo, mengingatkan bahwa jika opini ini tidak diluruskan maka publik akan menilai pandangan mereka sebagai hal yang benar. Apalagi misalnya belakangan beredar rekaman video Ahok yang mengatakan bahwa Jokowi tak mungkin menjadi presiden bila tak dibantu para pengembang.

"Jokowi harus tampil di depan publik dan menepis asumsi orang selama ini. Caranya? Saya kira Jokowi akan tahu caranya yang elegan. Namun hal ini harus segera dilakukan, Jokowi harus tegas mengatakan atau menunjukkan sikap bahwa ia sama sekali tak melindungi Ahok," kata Agung kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (26/6).


Dahroni sendiri percaya Jokowi tak terlibat dalam persoalan-persoalan yang kini melilit Ahok. Karena itu lah juga, sikap tegas harus ditunjukkan Jokowi agar Ahok tak seenaknya membawa-bawa nama dia terus dalam hampir semua persoalan.

"Selama ini, Ahok selalu berlindung di balik nama Jokowi. Ini tak bisa dibiarkan. Apalagi kita lihat, gelombang kemarahan publik pada Ahok mulai semakin memuncak, seperti dalam kasus di Penjaringan," demikian Agung. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya