Berita

Menperin: Justru Puasa Harus Meningkatkan Kinerja

SENIN, 27 JUNI 2016 | 04:16 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR


RMOL. Puasa tidak sekadar belajar mengendalikan hawa nafsu dan melatih kesabaran. Tapi juga sebagai momentum introspeksi, mawas diri, serta merasakan apa yang dialami masyakat yang kurang mampu.

"Tentu sebagai muslim, kita menjalankan (sesuai) tuntunan agama," ujar Menteri Perindustrian, Saleh Husin dalam perbincangan santai usai acara buka puasa bersama Alumni Kursus Reguler Angkatan (KRA) 39 Lemhanas di rumah dinasnya, kompleks Widya Chandra III, Jakarta (Minggu, 26/6).

Makanya, meski saat ini bulan puasa, tidak menjadi alasan untuk berleha-leha. Apalagi sebagai pejabat negara, kegiatannya justru meningkat sepanjang Ramadhan.


"Harus lebih ditingkatkan. Seperti Sabtu kemarin, (saya kunjungan kerja) ke Bandung. Berangkat pagi, pulang tengah malam. Sebelumnya ke Kendal," sambung alumni KRA 39 Lemhanas.

Karena itu, mantan anggota DPR ini hanya pada hari pertama sampai ketiga Ramadhan buka puasa bersama keluarga. Selebihnya, di luar misalnya saat kunker atau menghadiri undangan bukber. Tidak hanya dari sesama pejabat, tapi juga masyarakat.

"Tidak melihat pangkat, jabatan," imbuh bapak tiga anak ini.

Dengan maksud silaturrahim itu pula, dia juga menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah kalangan beberapa kali pada malam-malam sebelumnya di kediamanya. Mulai dari anggota pengajian Orbit pimpinan Din Syamsuddin, keluarga Hanura, Iwapi, Hipmi, Kadin, Apindo, KEIN, sejumlah Dubes, BUMN, para Pemred, dan tentunya juga para menteri dari Kabinet Kerja. 

"(Buka puasa) Ini juga terbuka untuk masyarakat," tukas politikus Partai Hanura ini.

Soal menu saat sahur atau berbuka, tokoh asal Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur ini, mengaku tidak pilih-pilih. Apa saja yang disediakan, akan dinikmati. "Apa saja, air putih, buah, sama yang empuk, puding. Kalau makanan yang berprotein, ikan daging dan sayuran. (Kalau) yang berminyak dijaga," ungkapnya.

Selama bulan puasa, terutama saat menjelang Lebaran, Menperin Saleh Husin mengimbau masyarakat untuk tidak membeli kebutuhan atau sembako secara berlebihan. "Belilah sesuai kebutuhan," katanya mengingatkan.

Menurutnya tidak perlu khawatir terkait kesedian bahan makanan. Dia memastikan Pemerintah menjamin ketersediaan kebutuhan masyarakat. "Industri pengolahan siap suplay kebutuhan. Itu selalu kita jaga," tandasnya. [sam]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

UPDATE

Kelompok Rentan Lebih Diprioritaskan Menerima MBG Ketimbang Siswa

Senin, 16 Februari 2026 | 03:59

Panglima TNI: Latsitarda Nusantara ke-46 Cetak Kepemimpinan Humanis

Senin, 16 Februari 2026 | 03:42

Reklamasi di PPS Belawan Bikin Sulit Nelayan Tradisional

Senin, 16 Februari 2026 | 03:23

Prabowo dan Benteng Oligarki

Senin, 16 Februari 2026 | 02:59

Anggota Serikat Pekerja Ditekankan Punya Minimal Satu Sertifikat Keahlian

Senin, 16 Februari 2026 | 02:32

DPD Dorong MBG jadi Penopang Stabilitas Sosial dan Ekonomi

Senin, 16 Februari 2026 | 02:16

Rakornispen TNI 2026 Perkuat Silaturahmi Hadapi Perang Informasi

Senin, 16 Februari 2026 | 01:59

Kemala Run 2026 Bali Ajak Pelari Berdonasi untuk Korban Bencana

Senin, 16 Februari 2026 | 01:40

Dapur MBG Kagungan Ratu Berdayakan Kelompok Wanita Tani

Senin, 16 Februari 2026 | 01:20

Serius Bahas Ekonomi

Senin, 16 Februari 2026 | 00:58

Selengkapnya