Berita

saut situmorang

Hukum

Nasib 30 Sapi Bupati Ojang Tergantung Pengadilan

JUMAT, 24 JUNI 2016 | 21:01 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi berencana menjual 30 ekor sapi yang disita dari hasil pencucian uang yang diduga dilakukan Bupati Subang nonaktif Ojang Sohadi.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menjelaskan, penjualan dilakukan guna mensiasati tingginya biaya pemeliharan hewan hasil sitaan tersebut.

"Harus Ada inovasi barang sitaaan, kalau tidak malah menimbulkan masalah baru," kata Saut melalui pesan singkat, Jumat (24/6)


Dia menjelaskan, rencana penjualan sapi harus disesuaikan dengan harga pasar. Uang hasil penjualan akan diserahkan ke bank.

Jika nantinya pengadilan memutuskan untuk dikembalikan, papar Saut, maka uang dari penjualan sapi tersebut akan dijadikan modal untuk pembelian sapi.

"Kalau pengadilan putuskan harus dikembalikan, ya kembalikan uangnya atau beli sapi masukin lagi ke kandang seperti semula. Tapi harus diperhatikan juga mengenai apa ada sapi yang lagi hamil, itu beda lagi mengitungnya," demikian Saut.

Sebelumnya KPK menyita 30 ekor sapi milik Ojang dari sebuah peternakan di Subang, Jawa Barat pada pekan lalu. KPK menduga, sapi tersebut terkait dengan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Ojang.

Hingga saat ini penyidik KPK masih terus menelusuri aset-aset milik Ojang yang diduga didapat dari hasil korupsi. Sebelumnya penyidik KPK telah menyita sejumlah aset Ojang, di antaranya, mobil Toyota Camry, dua mobil Jeep Wrangler Rubicon, dua mobil Toyota Vellfire, satu mobil Mazda CX-5, satu motor trail, satu motor Harley Davidson serta satu Yamaha ATV. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya