Berita

foto :net

Kesehatan

Vaksin Dan Obat Palsu Beredar, Komisi IX Dukung BPOM

JUMAT, 24 JUNI 2016 | 12:45 WIB | LAPORAN:

Pengawasan peredaran vaksin dan obat-obatan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dikritik sangat lemah. Terlebih BPOM hanya ada di provinsi.

"Kalau di daerah dia APBD. Sama-sama kita tak tahu, di daerah tidak diperhatikan masalah ini, padahal itu penting," ujar anggota Komisi IX, Irma Suryani kepada wartawan, Jumat (24/6).

Anggaran BPOM untuk diketahui sangat kecil dan membuatnya miris justru dipangkas oleh Kementerian Kesehatan.


"Waktu raker dengan BPOM saya marah dengan Menkeu yang memotong anggaran BPOM sudah kecil. Anggaran cuma sekitar Rp 1 triliun. Sementara yang mau diawasi se-Indonesia," tuturnya.

Dengan wilayah tugas yang seluas itu makanya Komisi IX ingin menambah anggaran BPOM. Tambahan anggaran ini penting guna menunjang  kebutuhan sarana dan prasana BPOM di daerah.

"Harusnya di setiap kabupaten ada mobil laboratorium keliling pemeriksaan obat dan makanan di daerah. Tapi itu kan enggak ada. Bahkan yang regional masih sulit. Misalnya tiga kabupaten berdekatan ada mobil lab, harusnya seperti itu," bebernya.

Karena itu ia tidak heran jika banyak obat dan vaksin palsu beredar. BPOM menurutnya tidak bisa dipersalahkan mengingat anggaran dan SDM nya tidak memadai.

"Saya enggak bisa menyalahkan BPOM begitu saja, karena anggaran dan SDM nya terbatas sekali," cetusnya.[wid]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya