Berita

djarot

Ini Tiga Modal Dasar PDIP Hadapi Pikada

RABU, 22 JUNI 2016 | 20:47 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) optimistis akan berhasil memenangkan Pilkada 2017 yang akan serentak digelar di 102 daerah. Karena PDIP punya tiga modal dasar. Yaitu, semangat, gotong royong dan soliditas.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP bidang Keanggotaan dan Organisasi yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

"Apa sih modal dasanya? PDIP punya modal dasar semangat. Coba kita lihat, jangankan di DKI yang punya 28 kursi, kadang kursinya sedikit saja kita masih semangat. Di luar pemerintah pun kita siap. Kita punya semangat dan solidaritas. Bukan kita sombong, tidak. Tapi kita bangun itu semangat dan solidaritas," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (22/6).


Kedua modal dasar gotong royong yang selalu dilakukan sesama kader dan sesama anggota. Modal dasar ini selalu menjadi dasar dalam membangun partai. Karena pembentukan PDIP punya sejarah yang panjang dan perjuangannya dengan darah, air mata dan nyawa.

"Karena kita punya sejarah yang panjang, jatuh bangun, dihajar, perjuangannya dengan darah dengan air mata dengan nyawa. Partai politik yang didirikan betul dengan harga nyawa itu nggak banyak loh. Coba partai lain ada nggak?" tegasnya.

Semangat gotong royong tersebut tidak terlihat dari pengumpulan dana kampanye, tetapi juga pengerahan massa untuk mendukung dan terlibat dalam kampanye saat Pilkada serentak di 102 daerah di Indonesia.

"Karena kita punya semangat gotong royong, makanya ketika pilkada akan dipetakan. Misalnya daerah sebelah nggak ikut pilkada, maka akan bantu daerah sebelahnya. Ada semangat gotong royong. Di Jakarta juga begitu. Katakanlah daerah nggak ikut Pilkada, itu bisa diundang kesini. Itu lah tiga modal dasar yang seringkali tidak diketahui banyak orang," demikian Djarot. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya