Berita

Hukum

KPK Interogasi Hakim Sidang Bang Ipul

RABU, 22 JUNI 2016 | 12:10 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) Ifa Sudewi terkait kasus dugaan suap perkara asusila pedangdut Saipul Jamil.

Ifa sendiri sudah menjabat Ketua PN Sidoarjo, Jawa Timur, sejak 17 Juni lalu setelah mutasi terjadi di tubuh Mahkamah Agung.

Ifa akan diperiksa sebagai saksi tersangka, Berthanatalia R. Kariman, yang merupakan kuasa hukum Saipul Jamil alias Bang Ipul.


"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BN (Berthanatalia)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Rabu (22/6).

Dalam perkara Bang Ipul, Ifa menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara, jauh lebih rendah daripada tuntutan jaksa penuntut umum yaitu 7 tahun penjara.

Selain Ifa, penyidik juga memeriksa Rohadi, panitera pengganti PN Jakut yang telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap perkara itu.

Diketahui kasus dugaan suap perkara Saipul Jamil telah menyeret empat tersangka. Mereka adalah dua orang pengacara Saipul Jamil, Bertanatalia dan Kasman Sangaji. Kemudian, panitera PN Jakut Rohadi, dan kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah.

Keempat tersangka diciduk dalam operasi tangkap tangan yang berawal saat terjadi penyerahan uang dari Bertanatalia kepada Rohadi di daerah Sunter, Jakarta Utara pada pekan lalu. Penyelidik KPK menemukan uang yang diduga suap sebesar Rp 250 juta di dalam tas plastik merah serta uang sebesar Rp 700 juta di dalam mobil Rohadi.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan membenarkan bahwa suap tersebut terkait pengurusan perkara tindak pidana asusila dengan terdakwa pedangdut Saipul Jamil. Menurut Basaria, suap tersebut diberikan agar hakim memberikan vonis ringan bagi Saipul Jamil. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya