Berita

Keselamatan Warga Purwerejo Harus Jadi Prioritas

RABU, 22 JUNI 2016 | 11:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semua pihak harus melakukan antisipasi dini untuk mengatasi bencana. Sebab sejumlah daerah di Indonesia ternyata memiliki potensi rawan bencana, baik berupaa bencana banjir, tanah longsor maupun gempa

Demikian kesimpulan anggota Komisi V DPR setelah meninjau Purwerejo yang lagi ditimpa bencana.

"Bencana longsor di Purworejo menjadi peringatan penting perlunya memperhatikan daerah bencana," kata Wakil Ketua Komisi V DPR, Nusyirwan Sudjono, dalam pesan pendek yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Rabu, 22/6).


Atas bencana di Purworejo, Nusyirman memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ergerak cepat untuk melakukan penanganan. Nusyirman juga mendorong Pemda Jawa Tengah untuk melakukan langkah cepat untuk menyelamatkan warga dari lokasi rawan bencana.

"Bila mungkin, dengan merelokasi atau memindahkan warga ke daerah aman," kata politisi PDIP Perjuangan tersebut.

Lokasi bencana longsor di Purworejo berada pada kemiringan tebing yang sangat tajam, dengan hutan sebagian besar bukan tanaman keras dan dengan luasan cukup besar. Curah hujan yang tinggi, mendorong terjadinya kikisan tanah dan berujung pada longsor.

"Kami mendorong agar pemerintah daerah segera merelokasi warganya. Bukan hanya Pemda Purworejo, tapi juga daerah lain, agar bisa mengantisipasi lebih awal, agar tidak ada lagi korban jiwa. Keselamatan warga khususnya di daerah rawan bencana harus tetap menjadi prioritas pemerintah," demikian Nusyirwan. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya