Berita

Bambang Brodjonegoro:net

Wawancara

WAWANCARA

Bambang Brodjonegoro: Akan Dibangun 'Tax Haven Area', Tampung Perusahaan Yang Punya Bisnis Di Luar Negeri

RABU, 22 JUNI 2016 | 08:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Untuk memancing dana masuk ke Indonesia, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro berangan-angan dapat 'menyontek' pulau Labuan di Malaysia. Pulau Labuan adalah salah satu destinasi surga pajak atau tax haven area yang ada di dunia.
Selain tempat-tempat populer lainnya seperti; British Virgin Islands (BVI), Cook Island dan Singapura. Di sana, para pemilik uang dapat menikmati keringan­an pajak hingga nol persen.

Menjadi surga, karena tempat tersebut acapkali menyediakan diri sebagai tempat pelarian ba­gi warga asing untuk menghin­dari atau menggelapkan pajak. Selama ini banyak konglomerat dan pengusaha Indonesia yang menyembunyikan uangnya ke tax haven country, seperti yang terendus dalam panama papers.

Nantinya, tempat seperti itu sebagaimana diwacanakan Menteri Bambang, juga akan dibangun di Indonesia. Apakah itu artinya orang kaya akan diberikan kebebasan untuk menggelapkan pajak dengan menyimpan uangnya di sana? Berikut ini penjelasan Menteri Bambang selengkapnya;

Nantinya, tempat seperti itu sebagaimana diwacanakan Menteri Bambang, juga akan dibangun di Indonesia. Apakah itu artinya orang kaya akan diberikan kebebasan untuk menggelapkan pajak dengan menyimpan uangnya di sana? Berikut ini penjelasan Menteri Bambang selengkapnya;

Nanti di Indonesia bentuknya seperti apa?

Bentuknya seperti kamu lihat Pulau Labuan di Malaysia.

Semacam tax haven area?
Ya kira-kira seperti itu lah. Semacam tax haven area.

Apa saja kekhususannya?
Kekhususannya itu untuk me­nampung perusahaan Indonesia yang punya bisnis di luar negeri. Jadi lebih baik.

Maksudnya?
Jadi dia boleh punya bisnis di luar negeri, tapi base-nya jangan di luar negeri, di kita saja. Pokoknya bentuknya nanti, kalau sudah jadi.

Pajaknya nanti akan seperti apa?
Tax-nya lebih ringan.

Apa akan sampai nol persen tax-nya?
Nanti kita lihat. Ini masih di angan-angan.

Sudah banyak yang bermi­nat sejauh ini?
Ya kita siapin dulu. Begitu (RUU) Tax Amnesty (pengampunan pajak) kita siapin, gitu. Jadi ketika tax amnestynya selesai, ke­tika undang-undangnya berlaku, pengusaha itu sudah tahu. Bahwa kalau punya bisnis di luar negeri, dia bisa SPV di Indonesia sendiri. Nggak usah keluar.

Progres pembahasan Undang-Undang Tax Amensty sejauh ini seperti apa? Masih ada penolakan-penolakan?

Baik-baik aja. Malah Panja sekarang ini.

Oya, Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PLN disebut-sebut cukup besar, apa tidak akan mengganggu kas negara?
PMN kepada PLN bersifat non-cash, artinya tidak ada kas yang keluar dari pemerintah. PLN butuh akses pinjaman yang besar. Untuk menambah ka­pasitas pinjaman, dia partisipasi revaluasi aset. Pada 2016, hasil (revaluasi aset PLN) mungkin di atas Rp 300 triliun. Ada pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp 13,56 triliun.

Lalu?
Pemerintah berpendapat daripada menerima Rp 13,56 miliar sebagai cash, lebih baik diinjeksikan dalam bentuk PMN. Dengan modal yang makin besar, PLN bisa melaku­kan ekspansi, menambah rasio elektrifikasi, dan jaringan dis­tribusi secara luas. Intinya se­cara umum, PMN ini tidak ada cash keluar, hanya pemindah-bukuan. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya