Berita

Jelang HUT DKI, Ketua DPRD Berharap Pemimpin Jakarta Lebih Baik Lagi

SELASA, 21 JUNI 2016 | 18:14 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, memiliki catatan tersendiri jelang perayaan hari ulang tahun Jakarta ke-489 yang jatuh besok, Rabu (22/6).

Politikus PDIP yang akrab disapa Pras ini berharap pola komunikasi DPRD dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan demikian, permasalahan yang ada di Jakarta bisa diatasi.

"Diperbaiki juga pola komunikasi dengan DPRD. Harus bisa saling menghargai, jika pemda itu adalah eksekutif dan legislatif. Membangun Jakarta harus dengan koordinasi," ujar Pras di gedung DPRD, Jakarta Pusat, Selasa (21/6).


Dia juga opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap penggunaan keuangan Pemprov DKI tahun 2015 yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan. Pras berharap Pemprov DKI memperbaiki semua rekomendasi yang diberikan dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK.

Sebab, apabila tidak dilakukan, temuan-temuan tersebut akan bernasib sama dengan kegiatan pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW) pada anggaran perubahan 2014 yang merugikan keuangan daerah sebesar Rp191,3 Miliar.

"Yang diperbaiki, ya soal wajar dengan pengecualian nih, tiga kali, ya WDP harus berubah caranya gimana," imbuhnya.

Prasetio menjelaskan, banyak pembangunan Jakarta menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Sehingga, tidak terdeteksi dalam kas daerah. Menurut Prasetio, mekanisme CSR harus diperbaiki oleh eksekutif.

"Kalau memang ada denda-denda pengembang, pengusaha ya harus dimasukkan ke kas daerah supaya tercatat. Sekecil apapun bantuan CSR itu, harus masuk ke kas daerah. Fungsi DPRD sebagai pengawasan. Sekarang kita tidak tahu, dia bisa bangun ini, bangun itu, tapi duitnya darimana kan jadi temuan-temuan (BPK)," tutup Prasetio. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya