Berita

Basuki Purnama/net

Hukum

Pemeriksaan Ahok Untuk Kasus UPS Singgung Surat Jokowi

SELASA, 21 JUNI 2016 | 11:46 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama atau Ahok, baru saja selesai menjalani pemeriksaan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Ahok lagi-lagi diperiksa untuk kasus dugaan korupsi dalam pengadaan uninterruptible power supply (UPS).

Selesai diperiksa, Ahok mengaku ditanyai penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri hanya untuk melengkapi berkas pemeriksaan terdahulu bagi tersangka dari kalangan DPRD DKI, Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah.


"Tadi cuma lima pertanyaan, melengkapi saja," ujar Ahok di kantor Bareskrim, usai diperiksa penyidik Polri, Selasa (21/6).

Penyidik Bareskrim Polri, sambungnya, juga mengonfirmasi soal surat yang dibuatnya bersama Joko Widodo semasa menjabat Gubernur DKI.

"Cuma ditanya kasus UPS, soal surat yang bikin sama Pak Jokowi," pungkas Ahok.

Bareskrim sudah menetapkan lima tersangka pada kasus UPS. Dari kalangan DPRD DKI Jakarta adalah Fahmi Zulfikar dan Muhammad Firmanysah.

Mereka diduga sengaja menyusupkan pos pengadaan UPS dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan.

Tersangka lainnya adalah Direktur Utama PT Offistarindo Adhiprima, Harry Lo; dan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Jakarta Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman.

Sedangkan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, Alex Usman, sudah dijatuhi vonis enam tahun oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.  [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya