Berita

ratna sarumpaet/net

Hukum

Ratna Sarumpaet: Koordinasi BPK-KPK Sopan Santun Yang Tidak Perlu

SELASA, 21 JUNI 2016 | 10:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) harus bekerja berdasarkan tugas dan fungsinya sebagaimana diatur UU. Pun demikian dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena itu, tokoh nasional Ratna Sarumpaet menilai pertemuan antara BPK dan KPK menjadi tak relevan. Lebih-lebih, ujung dalam pertemuan ini kedua lembaga saling menghormati dalam kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW).

"Saling menghormati? BPK tak perlu menghormati KPK, atau sebaliknya. Yang harus mereka hormati itu adalah bangsa Indonesia. Yang harus mereka hormati itu penegakan hukum," kata Ratna kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 21/6).


"Bahasa saling menghormati itu adalah basa-basi yang tidak pantas. Koordinasi apaan itu? Koordinasi hanya untuk sopan-santun yang tidak perlu," sambung Ratna, yang juga aktivis pergerakan.

Ratna menegaskan bahwa BPK sudah menilai vahwa proses pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras tidak sesuai dengan prosedur dan Pemprov DKI membeli dengan harga lebih mahal dari seharusnya, sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar. BPK juga sudah menemukan enam penyimpangan dalam pembelian lahan Sumber Waras.

"Kita minta KPK transparan saja atas laporan BPK ini. Jangan ada lagi upaya misalnya menyembunyikan sesuatu. Audit BPK sudah jelas kok," demikian Ratna. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya