Berita

heru budi hartono/net

Politik

Teman Ahok Rampung 1 Juta KTP, Heru Justru Ragu

SENIN, 20 JUNI 2016 | 14:55 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Teman Ahok merampungkan syarat 1 juta kartu tanda penduduk untuk dukungan Basuki Tjahaja Purnama maju Pilgub Jakarta tahun 2017 melalui jalur independen.

Kemarin (Minggu, 19.6) digelar acara syukuran di sekretariat Teman Ahok di Pejaten, Jakarta Selatan, yang juga dihadiri Basuki Purnama alias Ahok.

Atas keberhasilan Teman Ahok itu, Kepala BPKAD, Heru Budi Hartono yang dipilih Basuki jadi pendampingnya mengucapkan selamat. Namun, mantan walikota Jakarta Utara itu tampaknya tidak optimis Ahok maju independen.


"Ya, tergantung Teman Ahok sama pak Gubernur. Ya kan masih banyak hal yang perlu dibahas oleh pak Gubernur," cetus Heru di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/6).

Disinggung soal dirinya yang diharuskan mundur sebagai pegawai negeri sipil apabila target 1 juta KTP warga Jakarta tercapai, Heru berkilah.

"Nanti mau dibicarain dengan beliau. Besok. Ya, ngobrol-ngobrol sama Pak Gubernur," pungkasnya.

Pasalnya, ia menilai Ahok memilih jalur parpol ataupun independen tetap dirinya tidak bisa berbuat banyak. Sebagai bawahan, dirinya hanya bisa mendukung sebaik mungkin.

"Yang terbaik, termudah, tercepat untuk Pak Gubernur. Ya, saya kan prajurit. Perintah Pak Gubernur ikut saja," akunya.

Heru mengingatkan, setelah ini masih ada tahapan-tahapan lain yang harus dilalui dan dipertimbangkan Ahok jika berkomitmen maju independen.

"Ya kan independen masih ada tahapan-tahapan berikutnya. Verifikasi, dan segala macam yang perlu masih jadi bahan pertimbangan yang lebih lanjut," terang Heru.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya