Berita

Teman Ahok: Politik Itu Bisa Berubah Pada Last Minute

SENIN, 20 JUNI 2016 | 01:58 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Teman Ahok mengklaim sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta KTP. Relawan pendukung calon gubernur incumbent, Basuki T. Purnama, tersebut menggelar syukuran di markas mereka.

"Saat ini sudah terbukti kita bisa kumpulkan satu juta KTP. Ini kendaraan gratis untuk Pak Ahok," jelas salah satu pendiri Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, di Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (19/6).
 
Meski yakin sudah bisa mengusung Ahok lewat jalur perseorangan, namun Teman Ahok membuka kesempatan untuk maju lewat partai pada Pilkada 2017 mendatang. Apalagi saat ini sudah ada tiga partai yang mendukung, Hanura, Golkar dan Nasdem.


"Untuk parpol yang saat ini telah mendukung Teman Ahok itu mereka mendukung tanpa syarat. Kalau katakanlah jalur independen itu terlalu berat dan banyak hambatan, mereka siap untuk menjadi semacam bisa melalui jalur parpol dan itu cukup. Kita masih lihat perkembangannya kayak gimana," tegasnya.

Namun, mereka meminta ketegasan dari partai. "Buat Teman Ahok, selama parpol tidak memberikan statement yang jelas mereka mau dukung, selama tidak ada hitam di atas putih, kita akan tetap fighting pada jalur independen," imbuhnya.

Sampai saat ini, dia menambahkan, belum jelas kapan pernyataan resmi dari partai akan mendukung Ahok akan disampaikan. Karena sejauh ini baru sebatas pernyataan. "Nah itu enggak tau kapan. Yang jelas saat ini selebrasi tentang Teman Ahok. Hari ini juga banyak teman-teman politik menyampaikan apresiasi. Bahwa kalau figurnya baik partisipasi masyarakat juga akan maksimal," tukasnya.

Meski begitu, isyarat yang mereka tangkap dari Ahok, sejauh ini jalur perseorangan tetap opsi yang terbaik.

"Kalau aku gini, statement Pak Ahok tadi sudah lebih dari cukup diquote sama teman-teman media. Soalnya saat ini kami enggak bisa bilang A, bilang B, ini C ini D. Teman-teman sendiri tahu kan kalau politik itu last minute bisa berubah.

Kalau ujung-ujungnya pilih partai, KPT yang sudah dikumpulkan mau diapakan?

"Sejauh ini kan kita memang enggak mundur, memang tetap fight di jalur independen. Temen-teman administrasi juga siap. Mungkin teman-temen media memang harus nunggu lama soal kejelasan ini," tandasnya.

Namun yang jelas, dia menambahkan, dukungan lewat 1 juta KTP itu membuktikan masyarakat siap mendukung Ahok tanpa partai politik. "Ini lho masyarakat sudah siap bisa mencalonkan Pak Ahok sendiri kalau misalkan parpol enggak bisa mencalonkan. Walaupun dengan konsekuensi jalan yang terjal itu," tandasnya. [zul]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya