Berita

net

Politik

Teman Ahok Klaim Kemenangan

MINGGU, 19 JUNI 2016 | 17:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Relawan Teman Ahok menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat atas keberhasilan pengumpulan hampir satu juta identitas (KTP) warga DKI Jakarta untuk mendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Amalia Ayuningtyas selaku salah satu pendiri Teman Ahok mengakui langkah yang dilakukan relawan merupakan kemajuan bagi perpolitikan di Indonesia.

Dia mengisahkan, mulanya ketika awal pengumpulan KTP masyarakat mengira akan memperoleh sesuatu jika memberikan fotokopi KTP sebagai bentuk dukungan.


Menurut Amalia, politik di Indonesia kerap menggunakan sistem take and give, sehingga jika memberikan dukungan masyarakat berharap dapat imbalan.

"Banyak masyarakat minta sesuatu pas kita tawarin ngasih KTP dukungan," jelasnya di sela penghitungan KTP di markas Teman Ahok, Pejaten, Jakarta (Minggu, 19/6).

Selain itu, dia juga menyesali adanya masalah yang menghadang Teman Ahok. Seperti lahan bangunan untuk tempat sekertariat Teman Ahok yang dipermasalahkan hingga dugaan aliran dana Rp 30 miliar dari pengembang reklamasi Teluk Jakarta.

"Kesulitan memang iya, tapi kita berusaha meminimalisir. Gerakan ini merupakan kemenangan bersama, buktikan masyarakat sudah naik level di bidang politik, semua ikut nyumbang, ngasih tenaga, klarifikasi fitnah. Semua bantu feedback, itu hal yang sangat mahal buat teman Ahok," jelas Amalia.

Hingga pukul 16.00 WIB sore tadi ini sudah terkumpul lebih dari 996.000 KTP dukungan bagi Ahok maju sebagai petahanan di Pilkada DKI Jakarta 2017. Penghitungan jumlah KTP digelar di markas Tman Ahok di Komplek Graha Pejaten Nomor 3, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. [wah]  

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya