Berita

foto :puspen penum tni

Pertahanan

Panglima TNI: Istri Kopda TS Pernah Bekerja Di Makro Lotte Mart Wholesale

SABTU, 18 JUNI 2016 | 15:37 WIB | LAPORAN:

Tim intelijen dan Logistik Kodam I Bukit Barisan baru-baru ini mengamankan seorang oknum TNI AD Kodam I Bukit Barisan, Kopka TS (40) karena terlibat bisnis menjual daging ilegal dari India.

Selain itu dari rumah milik Kopka TS juga disita delapan ton daging ilegal. Diketahui, daging yang disita tersebut dibeli V (40), istri Kopka TS dengan harga murah dan lantas dijual lagi ke pasar tradisional di Kota Medan. Kasus penjualan daging selundupan itu sudah berlangsung cukup lama.

Ditanya kasus tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa istri Kopka TS pernah bekerja di Makro Lotte Mart Wholesale. Kemudian yang bersangkutan keluar mendirikan bisnis, lalu ditawari daging impor dari India.


"Saya memang perintahkan Kodam-Kodam untuk mendukung program pemerintah agar daging tidak melonjak," kata Panglima TNI ketika meninjau perumahan prajurit TNI di Keutapang, Banda Aceh, Jumat (17/6).

Selanjutnya untuk mengetahui sumber masuknya impor daging, maka dilakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Untuk proses hukum terkait oknum prajurit TNI yang diduga terlibat penyelundupan daging ilegal sesuai prosedur hukum ini adalah melanggar hukum dan tindakan yang akan diberikan bagaimanapun juga akan dilihat sesuai proses hukum yang berlaku," pungkas mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya