Berita

Unik, Setya Novanto Lantik DPD Golkar Jateng Di Kampung Nelayan

SABTU, 18 JUNI 2016 | 06:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah periode 2015-2020 yang dilakukan  Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto cukup unik dan menarik.

Unik sebab pelantikan tidak digelar di gedung atau hotel. Acara pelantikan dilakukan di Kampung Nelayan, Tambak Lorok Semarang (Jumat, 17/6).

Dalam sambutannya, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto meminta agar soliditas kader Golkar harus diperkuat. Hal ini sangat penting, mengingat sejumlah perhelatan akbar nasional sudah didepan mata. Untuk itu, kader Golkar harus solid agar bisa meraih kemenangan dalam pemilukada yang pada gilirannya dapat menempatkan kadernya disejumlah posisi strategis nasional.  


"Dalam waktu yang tidak banyak, kita menyambut pilkada, pileg dan pilpres, maka tidak ada jalan lain untuk melakukan akselerasi dan percepatan-percepaan," tegasnya.

Menurutnya, dalam memimpin partai jangan terlalu banyak membuat perencanaan, tetapi harus lebih banyak bekerja dan bekerja. Sebab dengan kerja keras maka segala program partai Golkar ke depan dapat terlaksana dengan baik.

"Kita memerlukan Pemerintahan yang kuat dan efektif agar program-program dapat berjalan sesuai rencana," ujarnya, sebagaimana disampaikan Nurul Arifin kepada redaksi.

Menurut Nurul, Setya juga mengatakan Partai Golkar siap  mendukung dan mengawal program pemerintah  agar tahapan aksi dan impementasi program dapat berjalan baik.

"Kita siap mendukung pemerintah tanpa menghilangkan sikap kritis partai ini," imbuhnya.

Aacara safari Ramadhan Ketua Umum Golkar ini sempat terhambat lantaran kokasi perkampungan nelayan ini  disiram hujan yang menyebabkan rombongan dihadang banjir rob. Usai pengukuhan penggurus, Setya bersama Ketua-Ketua DPP menggelar acara buka puasa,  shalat isya dan tarawih bersama. Rangkaian acara safari ramadhan Ketua Umum Golkar ini dilanjutkan dengan ziarah ke makam Sunan Pandaranan.

"Dalam kesempatan ini, Ketum juga menyumbang Rp 200 juta untuk perbaikan jalan dan bedah rumah di kampung nelayan," demikian Nurul. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya