Berita

mahyudin/net

Pertahanan

Soal Calon Kapolri, Mahyudin Abaikan Omongan Pengamat

JUMAT, 17 JUNI 2016 | 23:40 WIB | LAPORAN:

Elit Polri terutama dari empat angkatan Akademi Kepolisian yang merupakan senior Komjen Tito Karnavian diyakini bisa menerima keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memilih junior mereka menjadi calon kepala Polri.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI Mahyudin kepada wartawan usai sosialisasi empat pilar di pesantren khusus yatim piatu As-Syafi'iyah, Jati Waringin, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/6).

Menurut politisi Partai Golkar itu, Presiden Jokowi sebagai pemilik hak prerogatif membutuhkan sosok yang mampu dan bisa dipercaya dalam membantu tugas-tugasnya dalam penegakan hukum. Mahyudin meyakini jika Jokowi punya alat ukur sendiri dalam memilih Tito Karnavian sebagai calon Kapolri.


"Tito tentunya dipilih atas prestasi, pengalamannya yang sudah mumpuni. Dan saya sendiri melihat pilihan Presiden Jokowi sudah tepat," ujarnya.

Terkait prediksi kalangan pengamat jika Tito nanti bisa menghadapi hambatan psikologis terhadap para seniornya di kepolisian, Mahyudin mengaku tidak percaya dengan penilaian-penilaian tersebut. Apalagi terkait kabar penolakan dari para senior Tito.

"Tito kan sudah bersilaturrahmi dengan para seniornya tersebut. Masalah senioritas bukan masalah utama tapi bagaimana pemikirannya menjadikan polisi profesional," jelasnya.

DPR saja, dia memastikan mendukung Tito sebagai Kapolri, termasuk Partai Golkar yang sudah berkomitmen mengawal Tito memimpin Korps Bhayangkara.

"Kalau pengamat silahkan saja menilai macam-macam. Tapi kalau kita ikuti omongan pengamat, kacau kita," tegas Mahyudin. [wah]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya