Berita

basuki purnama/net

Nusantara

Marah-marah Lagi, Ahok Larang Wartawan Meliput Di Balaikota

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 14:03 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wartawan Balaikota kembali kena semprot Gubernur Basuki (Ahok).

Kemarahan Ahok tumpah ke arah wartawan berawal dari pertanyaan soal isu aliran dana senilai Rp 30 miliar dari pengusaha ke relawan Teman Ahok.
Tadinya, mantan Bupati Belitung Timur itu tidak begitu ngotot. Ia menegaskan dirinya bersih dan tidak menerima dana apapun. Namun, ketika salah satu wartawan menanyakan lagi jaminan dirinya benar-benar pejabat bersih, Ahok langsung naik pitam.

"Tidak usah mengadu domba. Saya cuma minta Anda bandingkan untuk punya pikiran. Anda kan menuduh saya tidak jujur, lalu saya tanya, kalau saya tidak jujur, kamu berani tidak menantang seluruh republik seperti ini? Itu yang saya bilang, tidak usah di-spin," ujar Ahok dengan keras, di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).

"Tidak usah mengadu domba. Saya cuma minta Anda bandingkan untuk punya pikiran. Anda kan menuduh saya tidak jujur, lalu saya tanya, kalau saya tidak jujur, kamu berani tidak menantang seluruh republik seperti ini? Itu yang saya bilang, tidak usah di-spin," ujar Ahok dengan keras, di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).

Tak cukup marah-marah, Ahok dengan suara lantang juga menuding awak media massa. Menurut dia, wartawan yang mempertanyakan kredibilitasnya tidak layak meliput di Balaikota.

"Anda dari koran apa? Makanya lain kali tidak usah masuk sini lagi, tidak jelas kalau gitu," lagi-lagi Ahok bernada tinggi.

"Saya tegasin, kamu juga tidak usah nekan-nekan saya, rekan media, saya tidak pernah takut. Saya tidak pernah takut sama kalian, jujur saja," tegasnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya