Berita

foto :net

Nusantara

Ternyata, Pompa Air Waduk Melati Cuma Wacana Ahok

KAMIS, 16 JUNI 2016 | 11:35 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyesalkan mandeknya proyek kontribusi salah satu pengembang yakni Intiland di Waduk Kebon Melati di Jalan Dukuh Pinggir, Jakarta Pusat.

Pasalnya, Intiland akan melakukan pemasangan pompa saringan baru senilai ratusan miliar di kawasan tersebut.

"Itu juga jadi kewajiban pengembang, Intiland ada pompa segala macem," ujar Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).


Mantan Bupati Belitung Timur ini mengemukakan Intiland memiliki kewajiban atas rencana pembangunan mall dan reklamasi Teluk Utara Jakarta.

"Intiland mau bangun semacam mall dan reklamasi juga kalau gak salah," imbuhnya.

Namun, lantaran sedang terjadi polemik mega proyek reklamasi, kewajiban pengembang itu masih menjadi wacana untuk dilakukan.

Disinggung soal konsistensinya atas pelarangan pembangunan di kawasan Waduk Kebon Melati, Ahok mengelak.

"Sekitar situ boleh," jawabnya.

Ahok berdalih bahwa yang berada di sekitar sana merupakan tanah milik warga.

"Tanah orang itu lho bukan tanah kita. Jadi yang penting itu fungsi waduknya," pungkas Ahok.

"Makanya kita bilang yang mau bikin bangunan di sana tanah dia kamu musti dalemin waduk benerin pompanya semua, itu kan dibuang ke Cideng ke Kanal Banjir Barat," imbuhnya.

Sebelumnya, Intiland sudah melakukan analisa kapasitas pompa air untuk antisipasi banjir hingga 25 tahun ke depan. Diharapkan, Waduk Melati dapat menjadi area tangkapan air di wilayah Jakarta Pusat sehingga banjir bisa dicegah memasuki kawasan Jalan Sudirman dan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya