Berita

ilustrasi/net

Mie Berformalin Ditemukan Di Ramadhan Fair

RABU, 15 JUNI 2016 | 01:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ditemukan kandungan formalin dalam mie kuning yang dijual oleh pedagang di lokasi Ramadhan Fair di Medan.

Temuan ini menambah kasus temuan bahan kimia berbahaya pada makanan di Ramadhan Fair setelah sebelumnya petugas dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan juga menemukan bakso mengandung boraks yang dijual pada dua stand milik pedagang.

Hal ini ditemukan setelah tim gabungan dari Pemko Medan yang terdiri dari petugas dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kota Medan dan Dinas Pariwisata Kota Medan melakukan pengecekan terhadap makanan yang dijual di Ramadhan Fair.


Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumut, Emilia Lubis mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan sample makanan di Ramadhan Fair dengan membagi dua tim, yang masing-masing memiliki tugas, mengambil sample dan menguji sample.

"Ini kami lakukan pengecekan sample. Jadi kami periksa ada makanan yang mengandung formalin, borak, dan lainnya. Ini kami uji. Anggota dibuat dalam dua tim, ada tim di mobil lab, dan ada tim mengambil sample jajanan," katanya sebagaimana dilansir MedanBagus.Com (Selasa, 14/6).

Emilia menjelaskan, pengecekan makanan kali ini merupakan yang kesekian kali mereka lakukan di Ramadhan Fair setelah sebelumnya mereka juga melakukan pengecekan yang sama pada 10 Juni 2016 lalu. Jika hasil dari tes laboratorium terhadap mie tersebut positif mengandung formalin mereka akan mengambil tindakan tegas kepada pedagang termasuk menelusuri hingga ke produsen mie tersebut.

"Ada dua stand tadi. Tapi masih diduga ya, karena ini akan kita cek terus. Ini masih dilihat kasat mata, akan dilihat dulu kuantitatifnya, alat alat yang kita temukan real time. Kalau betul betul positif maka akan ditindak," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Hasan Basri mengatakan pihaknya tidak mentolerir pedagang yang menjual makanan mengandung bahan berbahaya di Ramadhan Fair. Sebab hal ini akan mencoreng citra Ramadhan Fair sebagai salah satu ikon wisata di Kota Medan setiap bulan Ramadhan.

"Ya katanya, melalui BPOM dari 200 stan, ada dua terdeteksi. Yang jelas ini harus dipastikan, kalau ada boraks di stan nomor berapa? maka akan dihentikan dia berjualan di sini. Ini kan masih diproses. Jadi kami masih cek dulu," demikian Hasan. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya