Berita

Amelia Anggraini/net

Kesehatan

Komisi IX Harus Segera Panggil dan Interogasi Orang IDI

SELASA, 14 JUNI 2016 | 15:50 WIB | LAPORAN:

Komisi IX DPR RI perlu memanggil dan menginterogasi orang dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Hal ini dibutuhkan untuk mendengarkan alasan mengapa mereka menolak menjadi eksekutor hukuman kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

"Iya, Komisi IX harus segera memanggil IDI meminta penjelasannya," tegas anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem Amelia Anggraini dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa (14/6).

Menurutnya, keterangan IDI diperlukan karena mereka memiliki alasan medis dan etis terkait sikapnya. Alasan mengapa setelah Perppu diteken, IDI baru bersikap terhadap hukum kebiri juga harus digali.


"Saya pikir juga perlu keterangan dari IDI terkait hal tersebut, bisa jadi mereka tidak dilibatkan dalam pembahasan (Perppu)," jelas legislator asal Jawa Tengah ini.

Selain IDI, sambung Amel, Komisi IX juga perlu mengundang dan mendengarkan keterangan kalangan masyarakat yang mengkritisi hukuman kebiri ini.

Sementara itu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Perppu Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak hingga hari ini belum juga dikirimkan ke DPR.

"Artinya, belum diketahui apakah DPR akan menolak atau menerima perppu tersebut menjadi undang-undang," cetus Amel.

Juru bicara Presiden Johan Budi menyatakan, paling lambat Kamis pekan ini Perppu baru akan dikirim ke DPR. DPR nantinya akan memutuskan apakah menolak atau menerima perppu untuk menjadi undang-undang. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya