Berita

Yorrys Raweyai/net

Politik

PILKADA JAKARTA

Yorrys: Orang Golkar Yang Tidak Dukung Ahok Cuma Satu

SENIN, 13 JUNI 2016 | 16:09 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Plt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Yorrys Raweyai, menegaskan bahwa keputusan Partai Golkar mendukung Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), maju dalam Pilkada DKI 2017 adalah keputusan matang.

Dia menegaskan itu lagi untuk menanggapi bantahan Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI, Zainuddin atau biasa disapa Oding.

Yorrys tidak mempersoalkan penolakan Oding untuk mendukung Ahok. Ketidaksetujuan Oding dinilainya bukan halangan. Yorrys bahkan menyebut Oding hanya sebagian kecil kader Golkar yang tidak sejalan.


"Begini, begini, itu boleh, hak, tapi Oding itu siapa dulu? Oding itu satu orang dari keluarga besar Partai Golkar. Golkar itu kan punya sistem, punya mekanisme dan punya keputusan-keputusan politik," terang Yorrys kepada wartawan, Senin (13/6).

"Kalau enggak setuju (dukung Ahok) enggak apa-apa. Tapi kalau mayoritas setuju, dan itu menjadi putusan bagaimana?" imbuhnya.

Yorrys menganggap dirinya lebih berwenang berbicara ke publik terkait pilihan politik DPD Golkar Jakarta dalam Pilkada 2017.

"Kenapa saya sekarang ngomong? Karena saya sekarang ini ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) sampai pada Musda. Musda itu sudah disepakati tanggal 19 (Juni)," imbuhnya.

Yorrys juga mengkritik komentar dari parpol lain atas keputusan Golkar mendukung Ahok.

Salah satunya keluar Ketua Tim Penjaringan Cagub DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif. Kemarin, Syarif mengungkapkan tidak semua kader Golkar sepakat mendukung Ahok di Pilkada DKI 2017.

"Apalagi kalau partai lain ikut campur, ini urusan internal kok. Bahwa ada yang enggak setuju, pasti. Tapi kita lihat mayoritas," tegas Yorrys. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya