Berita

Ratna Diah Kurniati/net

Nusantara

Ratna Jawab Kritik Ahok Soal Pembebasan Lahan Untuk Taman

SENIN, 13 JUNI 2016 | 15:35 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati, santai menanggapi kemarahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal lambannya proses pembelian lahan hingga bulan ini.

Ratna mengakui masih banyak proses yang harus dilalui sebelum kesepakatan pembelian lahan di Ibukota.

"Semua sedang dalam proses," jelas Ratna di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (13/6).


Dia menilai masih ada sekitar 137 lokasi lahan yang akan dibebaskan. Untuk membebaskan lahan tersebut, harus dilakukan musyawarah harga. Ada sekitar 25 dari 137 lokasi yang sudah memasuki musyawarah harga.

"Minggu ini, ada lokasi yang kami lakukan pembayaran. Rata-rata tanah yang akan dibeli itu di daerah Jakarta Selatan," terangnya.

Sebelumnya, Ahok menyatakan kesal terhadap kinerja Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Dia menuding, banyaknya lahan belum terbeli karena masih banyak juga oknum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang melakukan pungutan liar (pungli).

"Sampai Juni (Dinas Pertamanan dan Pemakaman) belum bayar-bayar itu tanah. Aneh enggak?" kata Ahok beberapa hari lalu.

Yang dimaksud Ahok adalah lahan bekas Kedutaan Besar Inggris di wilayah Bundaran Hotel Indonesia, Jalan MH Thamrin. Hingga kini laha itu juga belum dapat dibebaskan. Padahal rencana pembelian lahan sudah disampaikan Basuki sejak tahun 2013. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya