Berita

Kirim Tim, Kepolisian Qatar akan Belajar Ke RI

SENIN, 13 JUNI 2016 | 03:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pihak Kepolisian Qatar sangat terkesan dengan kemampuan Kepolisian RI khususnya terkait keamanan perlindungan anak, perdagangan manusia dan kebebasan anak-anak.

Karena itu, Kepolisian Qatar merencanakan akan mengirim tim ke Indonesia untuk belajar terkait peningkatan kompetensi capacity building  dalam menghadapi tantangan keamanan terkait isu-isu tersebut.

Kepala Polisi Ibukota Qatar, Doha, Brigjen Ibrahim Eissa Abuainin menyampaikan itu dalam pertemuan dengan Dubes RI untuk Qatar, Muhamad Basri Sidehabi  pada saat menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, seperti dikutip dari rilis yang diterima Minggu (12/6).


Dalam sambutannya, Kepolisian Qatar memuji masyarakat Indonesia yang berada di Qatar sebagai salah satu komunitas yang sangat minim melakukan tindak kriminal.

Dubes Sidehabi menyambut baik rencana kunjungan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan bilateral khususnya di bidang kepolisian mengingat hal tersebut akan membantu kedua negara untuk menghadapi masalah kepolisian saat ini.

Mantan anggota DPR ini juga menyambut baik pujian yang disampaikan Brigjen Ibrahim terhadap komunitas Indonesia. Dia mengharapkan agar Pemerintah Qatar dapat memberi lebih perhatian kepada warga negara Indonesia di Qatar.

Sang Dubes juga memuji keberhasilan Qatar yang berhasil membina masyarakat yang terdiri dari berbagai warga manca negara dari lebih 50 negara khususnya kalangan remaja. Hal ini mengingat jumlah warga asli Qatar hanya sekitar 17% dari total populasi Qatar 2,58 juta jiwa. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya