Berita

ahok-nusron

Nusron Wahid: Jangan Sampai Ahok Dijegal

JUMAT, 10 JUNI 2016 | 04:20 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Sejumlah politik Golkar dari jajaran DPP menyambangi kantor Sekretariat Teman Ahok di Graha Pejaten. Rombongan dipimpin Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia Wilayah I Jawa dan Sumatera Partai Golkar Nusron Wahid.

Nusron menjelaskan kedatangan mereka sebagai bentuk dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ingin maju pada melalui jalur independen.

"Ahok sekarang ini kan dimiliki rakyat Jakarta diorganisir, Teman Ahok. Jadi saya harus berkomunikasi dengan pihak yang mengorganisir," ujar Nusron usai melakukan pertemuan dengan Relawan Teman Ahok, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis malam (9/6).


Tak hanya itu, Nusron menganggap relawan Teman Ahok memiliki kesamaan sikap dengan Golkar yang ingin membawa Jakarta lebih baik.

"Kita mempunyai kesamaan sikap sama, apa kesamaan sikapnya? Sama-sama membawa Jakarta ini harus dipimpin oleh orang yang mampu membawa Jakarta jauh lebih baik dan perubahan dalam arti reformasi Jakarta Clean Goverment, supaya hidup lebih nyaman nggak sumpek," kata Nusron

Selain itu, pertemuannya juga membahas terkait Revisi Undang-undang Pilkada yang masih dibahas di DPR. Adapun salah satu pasalnya yakni pasal 48 yang aturannya memperketat proses verifikasi kartu tanda penduduk (KTP) yang digunakan oleh calon perseorangan atau independen.

"Adanya undang-undang baru, pasal 48, kan kita perlu diskusi, simulasi-simulasi dan alternatif yang ada.  Jangan sampai niat baik yang mulia ini putus di tengah jalan hanya karena kita tidak menyiapkan simulasi dan strategi yang ada," lanjutnya.

Nusron berharap Ahok tetap maju pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Ia juga ingin tidak ada kepentingan apapun ketika Partai politik ingin mendukung Ahok.

"Intinya Ahok jangan sampai terjegal mau dengan jalur lewat independen atau partai  politik. Yang penting Ahok bisa maju tanpa reshuffle, tidak bisa dibarter dengan apapun, ditekan-tekan, dimintai mahar dan dikendalikan yang tidak sesuai dengan visi yang membawa Jakarta lebih baik," demikian Nusron. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya