Berita

prabowo soenirman/net

Politik

Prabowo: KPK Salah Periksa Orang

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 15:23 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Politisi Gerindra, Prabowo Soenirman menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah salah memeriksanya kemarin (Rabu, 8/6) terkait kasus reklamasi teluk Jakarta. Pasalnya, ia tak pernah menjabat ketua fraksi.  

Ia hanyalah anggota biasa di Fraksi Gerindra DPRD DKI, sedangkan ketuanya adalah Abdul Goni.

"Salah panggil tapi diperiksa juga, dikira (KPK) saya ketua fraksi tapi dipanggil juga," ujar Prabowo ketika dihubungi, Kamis (9/6).


Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan penyidik KPK kepadanya, terutama seputar prosedur dan aliran dana pembuatan rancangan peraturan daerah (Raperda) Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

"Penyidik tanya, ada enggak janji-janji pihak-pihak tertentu kepada Fraksi Gerindra terutama, karena dia pikir saya ketua fraksi, saya jawab saya enggak tahu sama sekali soal itu," kata dia.

Selain Prabowo, penyidik KPK juga memanggil anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Nasdem, Inggard Joshua; staf pribadi Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Max Pattiwael; kemudian staf pribadi anggota DPRD DKI, M Ongen Sangaji, Alpha, dan Jahja Djokdja.

Kasus ini bermula saat KPK menangkap tangan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, seusai menerima uang pemberian dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

Sanusi diduga menerima suap secara bertahap yang jumlahnya mencapai Rp 2 miliar. Suap tersebut diduga terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.[wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya