Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Ahok: Hunian Liar Salah Satu Penyebab Banjir Rob Muara Baru

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 14:42 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta ,Basuki Purnama, mengatakan penyebab banjir rob atau banjir air laut di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara adalah karena belum dilakukannya pembangunan tanggul di sekitar pelabuhan Muara Baru.

Ahok, begitu ia biasa disapa, menerangkan juga bahwa tertundanya pembangunan itu disebabkan masih banyak warga hunian liar di atas laut sekitar pelabuhan.

Ahok membandingkan dengan kawasan sekitar waduk Pluit yang sama-sama ada di Kecamatan Penjaringan. Permukiman warga bagian depan Waduk Pluit bebas dari banjir karena pembangunan tanggul penahan banjir rob telah rampung.


"Nah, kenapa sekarang Waduk Pluit aman? Enggak masuk air laut ke dalam lagi? Karena tanggul depannya sudah selesai. Tapi pelabuhan Muara Baru belum," ujar Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (9/6).

Contoh lain dampak pembangunan tanggul adalah kawasan Pasar Ikan. Ahok mengklaim banjir rob tidak separah tahun-tahun sebelumnya karena Jalan Muara Baru Raya sudah ditinggikan.  

"Tapi itu belum cukup. Kalau dia (banjir) terus masuk, dia muter masuk lewat Pasar Ikan," tegas Ahok.
 
Ahok mengklaim hunian warga di Kampung Baru, Kawasan Pelabuhan dan Pelelangan Ikan Muara Angke, Penjaringan, akan digusur Pemprov DKI untuk membuat tanggul menahan air laut. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya