Berita

Pemuda Muhammadiyah Gelar Konvensi Anti-Korupsi Pekan Depan

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 04:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Madrasah Anti-Korupsi (MAK) Pemuda Muhammadiyah akan menggelar Konvensi Anti-Korupsi 2016 pada 17-19 Juni pekan depan di gedung PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Selain aktivis Pemuda Muhammadiyah dan santri MAK dari berbagai daerah, tadarrus antikorupsi untuk memperkuat gerakan Berjamaah Lawan Korupsi ini diikuti organisasi pemuda dan LSM pegiat anti korupsi. Seperti ICW, LBH, YLBHI, PUKAT, PUSHAM, PUSAKO, SPAK, GAK, dan TI.

Sementara para pembicara mulai dari Muhammadiyah juga dari tokoh-tokoh nasional. Seperti mantan Presiden BJ Habibie, Ketua KPK Agus Rahardjo, mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto, mantan Wakil Menkumham Denny Indrayana, Koordinator ICW Adnan Topan Husodo, duta besar negara sahabat, para ketua umum partai politik, dan kepala daerah yang berprestasi.


Pembicara dari Muhammadiyah adalah Din Syamsuddin, Haedar Nashir, Yunahar Ilyas, Busyro Muqoddas, Hajriyanto Y. Thohari, Abdul Mu'ti, dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Konvensi Anti-Korupsi 2016 ini dibagi dalam lima sesi atau tadarrus dengan masing-masing tema. Yaitu, Masa Depan Gerakan Anti-Korupsi di Indonesia, Peran Civi; Society dalam Pemberantasan Korupsi di Indonesia, Belajar Anti-Korupsi dari Kepala Daerah, Belajar Anti-Korupsi dari Negara Sahabat, dan Partai Anti-Korupsi.

Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan Konvensi Anti-Korupsi 2016 ini adalah forum memperkuat gerakan Berjamaah Lawan Korupsi dengan melibatkan jamaah yang lebih besar.

"Bak Shalat subuh, gerakan antikorupsi sepi jamaah. Maka menyadarkan publik pentingnya gerakan lawan korupsi dan membangun budaya antikorupsi adalah jalan menuju Indonesia kemajuan," demikian inisiator Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi yang juga pendiri MAK ini. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya