Berita

komjen budi gunawan/net

Pertahanan

Fraksi PKB: Tidak Ada Keraguan Lagi Untuk Komjen Budi Gunawan

RABU, 08 JUNI 2016 | 16:15 WIB | LAPORAN:

Mayoritas fraksi di DPR RI akan tetap konsisten mendukung Wakil Kepala Polri Komjen (Pol) Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri.

Apalagi, BG sudah pernah dinyatakan lolos dari uji kepatutan dan kelayakan di DPR pada Januari 2015 silam. Delapan fraksi dalam sidang paripurna DPR saat itu bulat mendukungnya menggantikan Kapolri Jenderal Pol Sutarman.

Menurut anggota Komisi III DPR dari fraksi PKB, Jazilul Fawaid, jika Presiden Joko Widodo kembali mengajukan nama BG sebagai calon Kapolri maka PKB DPR RI akan mendukung langkah tersebut. Apalagi Jenderal Pol Badrodin Haiti memasuki masa pensiun pada Juli mendatang.


Dia menegaskan lagi, BG secara hukum sudah clear and clean (jelas dan bersih) dari berbagai kasus hukum yang dituduhkan kepadanya. Hal itu terbukti lewat kemenangannya di praperadilan melawan penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

"Jadi, kalau Presiden Jokowi mengajukan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri menggantikan Badrodin Haiti, maka FPKB DPR RI akan mendukung," tegas Jazilul.

"Kalau masih ada yang mengaitkan kasus hukum sebelumnya, putusan praperadilan bisa dijadikan dasar pertimbangan. Dengan keputusan itu, seharusnya sudah tidak ada lagi keraguan untuk Komjen BG," tambah Jazilul.

Jazilul mengingatkan lagi bahwa Komjen BG pada prinsipnya sudah disetujui DPR menjadi Kapolri menggantikan Jenderal (Pur) Sutarman pada tahun lalu.

Sekretaris Fraksi PKB itu juyga mengingatkan, delapan fraksi yakni Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PKB, Fraksi Partai Nasdem, Fraksi Partai Hanura, dan Fraksi PPP sudah menyetui keputusan tersebut.

Hanya Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PAN yang meminta DPR menunda persetujuan tersebut karena tersandung kasus hukum. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya