Berita

basuki purnama/net

Politik

Ahok: Lebih Inovatif, Fahri Hamzah Wakil Ketua DPR Dari Jalur Independen

RABU, 08 JUNI 2016 | 12:30 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur Jakarta, Basuki Purnama (Ahok), menyindir Wakil Ketua DPR, fahri Hamzah, sebagai pimpinan DPR dari jalur "independen".

Hal itu diucapkan Ahok ketika ditanya wartawan mengenai ide Fahri soal formulir dukungan kepada calon independen. Fahri meminta KPU membuat formulir resmi yang bisa dijadikan standar dalam pengumpulan syarat pencalonan lewat jalur perseorangan atau independen di pemilihan kepala daerah (pilkada).

Menanggapi usul itu, Ahok malah menyindir Fahri sebagai saingan dalam hal "keindependenan".


"Ya, enggak apa-apalah dia wakil ketua DPR independen kok, enggak ada partainya. Jadi Fahri Hamzah sama saya itu saingan saja. Gue sama dia kan independen," ujar Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (8/6).

Status Fahri memang sedang bersengketa dengan partainya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), akibat pemecatan dengan dirinya yang dinilai sewenang-wenang. Kasus ini dibawa Fahri ke pengadilan. Sejauh ini, putusan sela Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Fahri untuk sementara

"Fahri Hamzah paling hebat se-Indonesia, jadi Anggota DPR independen, enggak ada di undang-undang. Kalau saya kan cagub independen. Jadi sebetulnya dia lebih inovatif lebih hebat dari saya," sindirnya.

Fahri mengusulkan KPU perlu menyiapkan formulir tersendiri bagi calon independen dalam pilkada agar memudahkan verifikasi. Sehingga pada tahap akhir yang perlu dilakukan KPU hanya tinggal verifikasi elektronik.

"Kalau KPU bertemu calon independen siapkan fasilitas, verifikasi dini sehingga tahap akhir tinggal verifikasi elektronik saja. Misalnya KPU sudah menyiapkan formulir standar untuk verifikasi," kata Fahri, Selasa kemarin (7/6).

Ia mengatakan, formulir standar dari KPU perlu dibuat agar tidak ada formulir yang berbeda-beda dari setiap calon independen. Sebagai contoh saat ini, formulir dukungan dari pendukung Ahok adalah formulir yang dibikin sendiri oleh relawan Teman Ahok. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya