Berita

ist

Nusantara

Ahok Minta Warga Jual Rumah Yang Menghalangi Masjid

SELASA, 07 JUNI 2016 | 19:20 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memulai Safari Ramadhan hari ini (Selasa, 7/6). Lokasi pertama yang disambangi Ahok adalah Masjid Nurul Iman, Kedoya Utara, Jakarta Barat untuk menjalin silaturahmi antar pejabat, jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan warga.

Ahok didampingi Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, Lurah Kedoya Utara Abdul Latif, Camat Kebon Jeruk M. Asyik Noor, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ratiyono serta jajaran SKPD DKI lainnya.

Kedatangan Ahok pun disambut antusias warga. Seperti biasa, Ahok selalu menjadi magnet bagi warga untuk melakukan foto selfie atau sekedar berjabat tangan.


Setibanya di masjid, Ahok langsung menyapa warga dengan sambutannya. Ahok mengatakan di sisa masa jabatannya, dia ingin mempercantik dan merevitalisasi masjid-masjid yang ada di ibu kota. Langkah serupa saat seperti dirinya menjabat bupati Belitung Timur.

"Saat saya menjabat sebagai bupati di Belitung Timur semua masjid bagus. Karena warga di sana hampir 94 persen muslim," ujarnya.

Seperti di Masjid Nurul Iman ini, Ahok menilai hunian warga di bagian depan posisinya menutup akses menuju masjid. Sehingga, dia meminta bila ada warga yang bersedia menjual rumahnya, Pemprov DKI akan membeli agar bangunan masjid bisa diperbesar.

"Kita sudah dewan masjid sudah bicara beberapa kali, misal ada rumah depan menghalangi masjid siapa tahu mereka mau jual, ya kami beli, pindah akan dibongkar jadi ada halaman," imbau Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga ingin membantu anak-anak yang rajin beribadah namun putus sekolah. Dia menegaskan anak-anak di Jakarta tidak boleh putus sekolah dan mereka harus berilmu.

"Kita harapkan di bulan puasa bisa mengoreksi diri mawas diri. Bantu kami masjid, ada anak yang suka salat tapi tidak bisa sekolah. Ini tidak boleh. Saya rasa, semua anak harus punya ilmu," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Badan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis) DKI juga memberikan zakat ke pengelola masjid sebesar Rp 15 juta. [wah] 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya