Berita

Djarot Saiful Hidayat/net

Nusantara

Djarot: Jangan Ada Geng Orang Tua Murid

SENIN, 06 JUNI 2016 | 14:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Salah satu penyebab seringnya tawuran di antara pelajar atau remaja di Jakarta bukan hanya siswa itu sendiri, tetapi juga pengaruh orang tua.

Malah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengeluarkan imbauan khusus kepada para orang tua siswa agar tidak membentuk geng atau gerombolan.

Sekolah harus paham, tidak boleh ada geng-geng. Geng itu macam-macam. Ada geng siswa, ada juga orangtua atau wali murid bikin geng sendiri. Itu enggak benar," ujar Djarot di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (6/6).


Bila para orang tua murid membentuk geng, maka bisa saja pertengkaran di antara orang tua merembet ke anak-anak mereka.

"Akibatnya apa? Para peserta didik tidak bisa menyatu, saling menghargai dan saling menghormati. Karena orangtuanya membentuk geng. Ini yang bisa menyebabkan anak-anak tawuran atau melakukan bullying,” ujarnya.

Dia pun meminta para orang tua lebih memperhatikan kebutuhan anak-anak mereka. Orang tua wajib menghadiri segala kegiatan penting anak-anaknya di sekolah. Seperti, pertama kali masuk sekolah, pengambilan rapor, dan kelulusan siswa. Minimal, disaat mereka masih duduk di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga SMP.

"Saya juga melaksanakan itu. Sejak di Blitar sampai sekarang, kalau ibunya enggak bisa datang, maka saya selalu datang. Saya harap semua orangtua begitu. Sesibuk-sibuknya orangtua, kalau acara anak tidak boleh diwakilkan. Ini akan selalu dikenang sama anak-anak kita. Ini harus kita lakukan kalau ingin mendidik karakter anak-akan kita," ujar mantan Walikota Blitar ini. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya