Berita

Nusantara

Ketua Lazismu: Amil Zakat Harus Pro-Aktif Jemput Bola

KAMIS, 02 JUNI 2016 | 16:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Amil atau petugas zakat tidak boleh hanya menunggu. Dia harus harus aktif melakukan jemput bola ke para muzakki atau donatur.

"Tidak boleh hanya menunggu dan berpangku tangan," tegas H. Muslim, Ketua Lazismu Wilayah Jawa Tengah yang juga tokoh penggerak Zakat di Kabupaten Kendal.

Dia menyampaikan itu dalam acara pelatihan duta zakat di Aula Baitul Hikmah RS PKU Muhammadiyah Surakarta kemarin (Rabu, 1/6).


Pelatihan yang yang diikuti 80 peserta dari unsur pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah, pimpinan cabang dan ranting Aisyiyah, perwakilan  Amal Usaha Muhammadiyah, aktivis masjid serta masyarakat umum di Surakarta ini dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1437 H.

Dalam kesempatan itu juga, H. Muslim memotivasi peserta dengan banyak berkisah tentang keberhasilan Lazismu Kendal dalam menggerakan zakat hingga dalam satu tahun mampu menghimpun zakat sebesar Rp. 5 miliar.

Dia mengingatkan Lazismu Solo harus proaktif untuk melakukan sosialisasi, pengumpulan dana, penyaluran dan pelaporan sebagai bentuk transparansi.

"Jika Lazismu Solo ingin menjadi besar, maka harus dimulai dari saat ini," tandasnya.

Selain menghadirkan H. Muslim, Lazismu Solo juga mengundang Ustadz Anis Sumaji untuk mengupas Fikih Zakat dan praktik menghitung zakat. Tujuan dari pelatihan ini, memberi wawasan secara teori dan praktik mengenai ZIS.

"Melalui pelatihan ini kami berharap lahir para pejuang zakat yang handal dan terampil yang akan menjadi garda depan Lazismu Solo dalam mengumpulkan, mengelola dan menyalurkan ZIS,” ujar Reynal selaku Pelaksana Lazismu Solo.

"Semoga pelatihan ini bukan yang terakhir dan akan dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan berikutnya. Sehingga menguatkan sinergisitas di antara masyarakat, warga, Majlis dan Amal Usaha untuk mengembangkan Lazismu Solo ini," papar Eko salah satu peserta pelatihan. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya