Berita

Pertahanan

Polri Gandeng Samator Bina Atlet Voli

KAMIS, 02 JUNI 2016 | 13:51 WIB | LAPORAN:

. Polri menggaet perusahaan produksi dan distribusi gas industri terbesar asal Jawa Timur, PT Samator untuk bekerja sama membina klub bola voli terkemuka yakni Surabaya Samator. Kerja sama ini diharapkan bisa menciptakan atlet-atlet Indonesia yang berprestasi.

Nota kesepahaman atau MoU ditandatangani langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agung Budi Maryoto di gedung NTMC. Sementara dari pihak PT Samator, turut hadir Arief Harsono selaku Direktur Utama PT Samator untuk menandatangani MoU tersebut.

"Kerja sama ini merupakan bentuk apresiasi terhadap atlet Indonesia yang berbakat dalam bermain bola voli," kata Agung di Korlantas, Jakarta, Kamis (2/6).


"Selain bola voli, Polri dan PT Samator akan bekerja sama meliputi pencarian bakat pembentukan klub serta penyediaan baru dari seluruh Indonesia, pembinaan, pengembangan atlet dan sarana pendukung," sambung Agung dalam rilisnya.

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini mengatakan Polri juga bakal memberi kesempatan kepada para atlet yang berprestasi untuk bergabung menjadi polisi atau bergabung dengan PT Samator.

"Kriteria kandidat yang terpilih dalam proses seleksi pencarian bakat harus yang memenuhi syarat seperti calon pemain pernah berprestasi dalam pertandingan bola voli atau telah bertanding dan menang dalam pertandingan bola voli secara nasional maupun internasional," ujar dia.

Sementara Arief Harsono mengatakan kerjasama ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan terhadap atlet-atlet di seluruh Indonesia. Dia juga berharap klub bola voli Surabaya Samator ini nantinya diisi oleh atlet-atlet yang mampu memenangkan pertandingan proliga maupun kejuaraan voli lainnya.

"Klub ini telah menjuarai Proliga sebanyak lima kali semenjak tahun 2002 hingga 2016. Tak hanya sampai di situ, klub ini kerap menyapu bersih piala setiap pertandingan kejuaraan voli nasional maupun internasional lainnya," pungkas Arief. [ysa]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya