Berita

foto: istimewa

Kesehatan

JAPFA Ingatkan Pelajar Sulut Tingkatkan Gizi Seimbang

SELASA, 31 MEI 2016 | 22:42 WIB

PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk (JAPFA) mengadakan Lomba Koki Kecil di halaman SDN Tumaluntung, akhir pekan lalu. Para peserta yang kebanyakan duduk di kelas 5 SD itu membawa sejumlah sayuran dan ikan. Mereka siap untuk memasak beragam makanan khas Sulawesi Utara.

Lomba Koki Kecil merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Kampanye Gizi JAPFA4Kids yang diadakan oleh JAPFA sebagai wujud komitmen perusahaan untuk mendampingi generasi penerus bangsa. Dengan tema Anak Indonesia Sehat dan Peduli Gizi”, JAPFA berkonsentrasi untuk meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya mengkonsumsi gizi seimbang.

"Kami ingin mengajak anak-anak untuk mengonsumsi gizi seimbang, sambil mengenalkan kembali makanan tradisional lokal mereka.” Ujar R. Artsanti Alif, VP Head of Public Relations JAPFA, dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Selasa (31/5).


"Dengan begini mereka juga akan menyadari bahwa makanan bergizi juga mudah didapat di sekitar mereka.”

Para peserta Lomba Koki Kecil yang datang dari 8 sekolah dasar di Kec. Kauditan, memasak makanan tradisional khas Sulawesi Utara. Di seluruh Indonesia telah terkenal makanan Manado yang rasanya lezat dan pedas. Hal ini juga ditemukan dalam masakan yang dimasak. Meski masih anak-anak, mereka dengan percaya diri menggunakan banyak cabai, diramu dengan bumbu-bumbu khas lainnya menjadi makanan yang membuat lidah para juri bergoyang.

Sebut saja Gohu Pepaya dan Bunga Pepaya Pindang Cakalang, siapa yang mengira dari tanaman papaya bisa menjadi beragam makanan yang lezat. Ada juga Tinutuan, atau Bubur Manado lebih terkenalnya, yang didampingi oleh sambal ikan cakalang. Betapa masakan anak-anak menggambarkan Indonesia yang kaya akan rasa dan kreativitas.

Namun dalam kelas yang diadakan seusai Lomba Koki Kecil, terlihat bahwa anak-anak di kecamatan ini masih belum paham betul akan pentingnya gizi seimbang. Konsumsi mereka masih sebatas rasa dan untuk mengenyangkan perut. Hal ini hampir serupa dengan temuan di lokasi lain di Indonesia, oleh karena itu Kampanye Gizi JAPFA4Kids dibuat dengan program yang menyasar pada seluruh lapisan warga sekolah.

"Anak-anak perlu mengenal pentingnya hidup sehat sejak usia dini,” ujar Muhamad Saman, Head of PGA Indonesia Timur 2 PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Poultry Breeding Division.

Selain itu, mereka juga dikenalkan dengan konsep gizi seimbang agar cerdas memilih makanan yang sehat dan tidak harus mahal.

Rangkaian kampanye gizi ini dilakukan selama 2 hari, dimana hari pertama bersamaan dengan Lomba Koki Kecil diadakan juga Pelatihan Tata Kelola Sekolah untuk guru-guru dan kepala sekolah, serta Pelatihan Dokter Kecil untuk 40 murid dari kedelapan sekolah peserta. Pada hari kedua, untuk meningkatkan kesadaran anak-anak dan guru akan pentingnya gizi seimbang, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian paket gizi untuk 1.100 anak.

JAPFA juga menyelenggarakan Gebyar Budaya dan pertandingan Catur Simultan sebagai ajang bagi mereka untuk berkarya dan berprestasi. Diselenggarakan sejak 2008, JAPFA4Kids merupakan bentuk komitmen JAPFA mewujudkan visinya untuk "berkembang menuju kesejahteraan bersama".

Sebagai perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan serta produksi vaksin. Hingga kini, Kampanye Gizi JAPFA4Kids telah menjangkau 583 sekolah di 21 provinsi di seluruh Indonesia. [sam]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya