Berita

Nusantara

Hari Pancasila, Kader PDIP Dukung Presiden Tetapkan 1 Juni Libur Nasional

SENIN, 30 MEI 2016 | 20:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo tengah menyiapkan rancangan Peraturan Presiden tentang penetapan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Rencananya setiap tahun pada 1 Juni juga akan dijadikan sebagai hari libur nasional.

"Saya sangat mendukung langkah tersebut," ungkap Parosil Mabsus, Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat dalam keterangannya (Senin, 30/5).

Dia meminta pemerintah pusat segera merealisasikan tanggal 1 Juni sebagai hari kelahiran pancasila dan hari libur nasional.


Alasnnya, pada tanggal itulah Pancasila sebagai dasar negara pertama kalinya diucapkan Bung Karno pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

"Sejarah harus diluruskan. Jangan sampai ada desoekarnoisasi. Hari lahir Pancasila menjadi momentum untuk mulai mensosialisasi, penyadaran dan penguatan ideologi Pancasila," tegasnya.

Parosil juga mengimbau agar warga Lambar khususnya generasi muda lebih memaknai, mempedomani serta mengimplementasikan nilai - nilai yang terkandung dalam pada Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa pada sendi-sendi kehidupan bangsa.

"Sampai hari ini, masyarakat Lambar masih bersatu padu dan tak pernah ada konflik sara disini. Ini salah satu bukti warga Lambar sudah menyadari dan menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai perekat bangsa," tandasnya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya