Berita

ILUSTRASI/NET

Politik

HARI LAHIR PANCASILA

Sejumlah Tokoh Mau Kembali Luruskan Arah Reformasi

SENIN, 30 MEI 2016 | 10:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pasca reformasi kehidupan politik di Indonesia begitu liberal, Bahkan seakan politik hanya diperuntukkan bagi sebagian elit yang jauh dari tujuan mensejahtrakan rakyat.

Demokrasi pun berjalan hanya secara prosedural, namun namunjauh dari subtantifnya.

Di bidang ekonomi, kondisi saat ini justru semakin memprihatinkan. Kesenjangan antara kaya dan miskin semakin lebar. Di saat yang sama, karena kabinet hasil politik transakional, maka tim ekonomi dengan mudah didikte asing.


Dalam bidang sosial budaya, kini, kekerasan sudah menjadi makanan sehari-hari. Negara pun bagaikan alpa, dan rakyat kehilangan rasa nyaman.

Atas kenyataan ini, juga dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 dan Hari Kelahiran Pancasila ke-71, sejumlah tokoh dan aktivis akan menggelar rembuk keperihatinan sebab nasionalisme dalam ancaman.

Informasi yang diterima redaksi (Senin, 30/5), acara ini akan digelar pada Kamis depan (2/6). Acara akan dilaksanakan di  Tugu Proklamasi, Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Menurut Ketua Presidium Pergerakan Aktivis untuk Reformasi dan Demokrasi (Prodem), Andrianto, di antara tokoh yang hadir adalah adalah Fery J Juliantono (Partai Gerindra), Ahmad Basarah (PA GMNI), Yudi latif (Akademisi), Jumhur Hidayat ( KSPSI), Said Iqbal (KSPI), Sunarti (SBSI), Taufik Riyadi (Aktvis BEM UI), Ali Mahsun (APKLI), Riza Damanik (Kiara), Agustiana (SPP), Arief Minardi (Fsp-Lem, KSPSI), Rudi Hb Daman (GSBI), Teguh Santosa, Hendrik Iblis Sirait (Al misbat), Marlo Sitompul (SPRI), Iwan Nurdin (KPA), Karman BM (GPII), Beni Pramula (IMM) dan lain-lain. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya