Berita

Nusantara

Kokam Muhammadiyah Akan Terus Menjaga Pancasila Untuk Kemajuan Indonesia

JUMAT, 27 MEI 2016 | 22:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah menggelar Apel Akbar Nasional di Alun- alun Kabupaten Klaten, tadi pagi.

Apel akbar yang diikuti oleh 10 ribu pasukan Kokam ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak yang bertindak sebagai Inspektur Apel Akbar Nasional.

Dalam amanatnya, Dahnil menyampaikan bahwa Kokam Pemuda Muhammadiyah akan terus merawat komitmen menjaga Pancasila untuk kemajuan Indonesia.


"Tidak ada sama sekali pertentangan antara Islam dengan Pancasila. Justru Islam telah menginspirasi Pancasila melalui para founding father dan mother Indonesia," tegasnya.

Karena itu, dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila juga merupakan bagian dari melaksanakan nilai-nilai Islam.

Selain itu, kekuatan Kokam Pemuda Muhammadiyah terletak pada akhlak yang baik.

Karena itu dia mengingatkan Jenderal Besar Soedirman yang merupakan mantan Ketua Cabang Pemuda Muhammadiyah Cilacap telah memberikan contoh kepada seluruh kader Pemuda Muhammadiyah, bahwa kepemimpinan sejati, kekuatan sejati, bukan terletak sekedar pada kekuatan fisik. Tetapi kekuatan utama dan sejati adalah kekuatan akhlak dan mental.

"Jadi adalah wajib bagi kader pemuda Muhammadiyah sebagai generasi Islam untuk terus meninggikan akhlaknya di tengah absennya akhlak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkapnya.

"Karena sejatinya yang merusak Indonesia adalah kepemimpinan yang tunduk pada kekuatan uang, dan rakyat yang sujud kepada uang sehingga abai kepentingan bersama terutama umat. Maka penting bagi kader Pemuda Muhammadiyah untuk terus meningkat akhlaknya. Kita banyak punya orang pintar tapi sedikit yang merawat nilai kejujuran," tutup Dahnil.

Ikut hadir dalam Apel Akbar Nasional ini Wakil Ketua MPR, Dr. Hidayat Nur Wahid; Pangdam Diponegoro Mayor Jenderal Jaswandi; dan Dandim Klaten Kolonel Maruli Simanjuntak. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya