Berita

Politik

Saat Jadi Presiden, Megawati Tugaskan Yusril Tulis Buku Sejarah Pembentukan UU

RABU, 25 MEI 2016 | 16:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyatakan kebanggaannya pada pemerintahan yang dipimpinnya pada periode 2001-2004. Sebab, meskipun hanya berjalan tiga tahun, pemerintahan Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Megawati berhasil menyelesaikan 123 Undang-undang.

"Sebagian besar undang-undang tersebut sampai sekarang masih berlaku," ucap Megawati saat menyampaikan pidato sebagai penerima gelar Doktor Honoris Causa di Universitas Padjadjaran Bandung, Rabu (25/5).

Beberapa undang-undang yang lahir di era pemerintahan Megawati di antaranya UU Pembentukan KPK, UU PPATK, UU Pemberantasan Terorisme, UU TNI, UU POLRI dan UU Kejaksaan.


Megawati juga menyebut Yusril Ihza Mahendra yang menjabat sebagai Menteri Kehakiman dan HAM di pemerintahannya banyak terlibat dalam pembuatan undang-undang.

Yusril pun mendapat tugas dari Megawati untuk menulis buku sejarah pembentukan peraturan perundang-undangan yang dibuat semasa pemerintahannya.

Di sela-sela menghadiri penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa tersebut, Yusril mengakui.

"Ibu Mega berkeyakinan bahwa di masa pemerintahannya yang singkat selama 3 tahun itu telah berhasil membangun kembali supremasi hukum," ujar Yusril.

Yusril menyatakan dirinya diminta oleh Megawati untuk mendampinginya di Kampus Unpad tersebut. Namun, selain sebagai menteri Kehakiman dan HAM Kabinet Gotong Royong, Yusril juga hadir dalam kapasitas sebagai guru besar. Karena itu Yusril pun memakai toga Profesor.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya