Berita

Fadel MuhammadP:net

Wawancara

WAWANCARA

Fadel Muhammad: Memang Ada Transaksi-transaksi, Tidak Bisa Hindari, Tapi Kita Nggak Punya Bukti

SELASA, 24 MEI 2016 | 08:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sebelum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dihelat, Komite Etik Munaslub Partai Golkar sesumbar akan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN), Kepolisian, bah­kan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan ajang pemilihan tampuk pimpinan Partai Beringin itu bersih.
 
Tapi dalam pelaksanaannya dikabarkan tidak demikian. Berdasarkan informasi dari sejumlah orang dalam, politik uang tidak dapat dibendung saat gelaran Munaslub Golkar di Bali, pertengahan Mei lalu. Uang mengalir dalam angka yang cukup fantastis. Luar biasa, seperti jenis Munasnya.

Namun sayang, Komite Etik mengaku tidak dapat berbuat banyak. Fadel Muhammad, Ketua Etik Munaslub, tidak punya bukti. Lagipula, sam­bungnya, laporan-laporan terkait politik uang masuk setelah masa tugasnya berakhir.


Jika demikian, maka komit­men Partai Golkar untuk ber­benah menjadi partai bersih dipertanyakan. Apakah Golkar berani menindaklanjuti laporan itu, atau kemudian dibiarkan saja, lalu lupa dan berlalu?

Simak kutipan wawancara berikut ini;


Intinya, politik uang yang merebak di ajang Munaslub itu benar atau hanya isu?

Memang ada transaksi-tran­saksi. Kita nggak bisa hindari­lah. Orang bicara ini bicara itu, tapi kita nggak punya bukti.

Tapi laporan itu kan bisa ditelusuri?
Kita melaksanakannya setelah melihat dari setiap fakta yang ada. Jadi mereka bermain halus sekali, gitu lho.

Maksudnya?
Di bawah, underground. Saya nggak bisa, kalau saya nggak punya bukti, ya saya nggak bisa bikin apa-apa kan.

Nggak ada upaya dari komite etik untuk mencoba menelusuri kembali lapo­ran-laporan politik uang di Munaslub itu?

Saya sudah selesai (Masa tugas Komite Etik).

Jadi, laporan politik uang itu tidak lagi ditindak lan­juti?
Setelah saya selesai itu baru banyak laporan yang masuk. Tapi saya sudah habis masa tugasnya. Jadi saya nggak bisa buka lagi, nggak bisa bongkar lagi.

Artinya kasus dugaan poli­tik uang di Munaslub Golkar sudah tutup buku?
Kecuali kalau lawan-lawan politik bongkar, kita akan bicara­kan di Mahkamah Partai.

Kapan?
Besok. Kita rapat mengenai itu.

Banyak yang masih mem­pertanyakan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela)-nya ketua Golkar terpilih saat ini. Selain masih tersangkut kasus 'Papa Minta Saham' yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung, Setnov juga pernah dijatuhi sanksi oleh MKD karena menyanjung Donald Trump di konferensi pers?
Ya tapi kan Munas sudah me­mutuskan begitu ya kita meng­hargai. Munas adalah lembaga tertinggi, apa yang diputuskan ya kita hargai.

Bagaimana dengan pemben­tukan kepengurusan hingga saat ini?
Sedang jalan, sedang jalan.

Sudah rampung berapa persen kira-kira?
Sudah 50 persen lah.

Kapan kira-kira rampung?
Mungkin sekitar dua minggu atau 10 hari lagi lah.

Oya, kabarnya Golkar mau dukung Ahok untuk Pilgub DKI, itu sudah fixed?
Belum. Besok kita juga mau ra­pat soal itu, siap tenang. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya