Berita

Maruarar: Warga Berterimakasih Pada Jokowi Yang Mau Bangun Danau Toba

SENIN, 16 MEI 2016 | 07:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dana Toba, menjadi 10 dari tujuan wisata Indonesia yang dikembangkan oleh Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pemerintah bahkan akan menjadikan Danau Toba menjadi "Monaco of Asia."

Tokoh muda Sumatera Utara, Maruarar Sirait, mengucapkan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo. Maruarar pun mengatakan bahwa warga Sumut, terutama Tapanuli, mengucapkan hal yang sama.

Hal ini disamapikan Maruarar Sirait, yang juga politikus PDI Perjuangan, dalam acara Fun Walk For Wonderful Toba yang dilaksanakan di Silang Monas, Jakarta (Minggu, 15/5).


"Kita juga berterimakasih kepada Pak Menko Rizal Ramli, Menteri Pariwisata Pak Arief Yahya. Kita juga sangat berterimakasih kepada panitia yang sudah bekerja keras hingga acara ini bisa sukses, dan kita juga ucapkan terimakasih kepada Anggota Banser dari NU yang ikut menjaga ketertiban acara," ungkap Maruarar.

Dengan menjadikan Danao Toba sebagai tujuan wisata kebanggan Indonesia, sambung Maruarar, maka dipastikan ekonomi di daerah ini akan tumbuh. Dengan demikian, ada pemerataan pembangunan sehingga menciptakan keadilan sosial.

Ia pun percaya, dengan program ini maka industri kreatif di daerah akan tumbuh. Dengan catatan, selain pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusianya juga harus terus ditingkatkan.

"Masyarakat Sumut juga harus meningkatkan pelayanan. Dalam dunia wisata, pelayanan adalah hal utama. Kita harus semakin ramah, mudah senyum dan senang melihat wisatawan," kata Maruarar.

Maruarar, yang mengenakan kaos oblong putih, menyambut positif acara jalan santai demi mendukung pariwisata Danau Toba ini.

"Saya lihat yang hadir di sini bukan hanya orang Batak, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia yang ingin wisata Danau Toba bangkit," kata Ara, yang optimis Danau Toba dapat menjadi "Monaco of Asia" sesuai dengan rencana Presiden Jokowi. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya