Berita

foto :net

Politik

Fatayat NU: Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

KAMIS, 12 MEI 2016 | 11:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) mengutuk keras terjadinya kasus-kasus kekerasan seksual kepada anak dan perempuan.

Ketua Umum Fatayat NU, Anggia Ermarini menegaskan, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak sudah memasuki darurat di Indonesia dan merupakan kejahatan luar biasa.

"Untuk itu penting meminta negara untuk serius dan fokus dalam menindaknya melalui penegakan hukum dan segera mengesahkan undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) sebagai perlindungan sistematis negara kepada perempuan dan anak," tegas Anggia lewat siaran persnya kepada redaksi.


Anggia mengajak seluruh warga dan masyarakat Indonesia untuk menguatkan pengasuhan keluarga sebagai basis pertahanan untuk menghindari peluang kejahatan di lingkungan sekitar.

Sedangkan untuk kasus Mistiana, bocah 10 tahun asal Lampung Timur ditemukan tak bernyawa, Fatayat NU meminta aparat dan pemerintahan daerah juga masyarakat segera bekerja keras untuk menemukan pelakunya dan dihukum seberat-beratnya berlandaskan keadilan. Diduga Mistiana korban kekerasan seksual dan dibuang jasadnya.

Tak lupa, Anggia mengimbau dan memerintahkan kepada seluruh kader Fatayat untuk mengambil peran strategis dalam masalah kekerasan perempuan dan anak serta melakukan revitalisasi Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) di seluruh wilayah Indonesia.

"Lembaga ini merupakan refleksi keseriusan Fatayat NU dalam menjalankan ikhtiarnya menyelesaikan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," imbuhnya.[wid]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya