Berita

saefullah

Besok Said Aqil Lantik Sekda DKI Jakarta Sebagai Ketua PWNU

RABU, 04 MEI 2016 | 00:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum PBNU, Prof. DR. KH. Said Aqil Siradj akan melantik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi DKI Jakarta di Pondok Pesantren Al-Itqon, Jalan H. Selong, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada pada Kamis (5/5) mendatang.

Pengurus yang akan dilantikan ini merupakan hasil Konferensi PWNU DKI Jakarta yang digelar pada 25-26 Maret 2016 lalu di Taman Mini Indonesia Indah. Pada konferensi tersebut, terpilih sebagai Rais Syuriah adalah KH. Mahfudz Asirun yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Al-Itqon dan terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah adalah Dr. H. Saefullah M.Pd, yang saat ini menjabat Sekda DKI Jakarta.

Acara pelantikan yang mengangkat tema "Kembali ke Pesantren: Menyebarkan Islam yang Damai dan Toleran" akan dihadiri oleh jajaran pengurus PWNU DKI Jakarta dan tamu undangan, baik dari kalangan ulama, tokoh masyarakat dan pejabat di wilayah DKI Jakarta.


"Pelantikan sengaja diadakan di pondok pesantren dalam rangka mengingatkan pentingnya peran pesantren dalam pembinaan pendidikan masyarakat. Pesantren merupakan simbol keilmuan, kesederhanaan, ketulusaan dan ketaatan pada kiai. Dari pesantren disebarkan ajaran Islam yang sejuk, damai dan toleran demi menciptakan kehidupan yang nyaman dan damai di Indonesia, khususnya di wilayah DKI Jakarta," ujar Panitia Pelantikan dan Mukerwil, H. Taufik Damas Lc.

Acara pelantikan ini akan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja (Muker) Pengurus PWNU DKI Jakarta yang diselenggarakan di Hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat pada tanggal 5-6 Mei 2016. Muker ini akan merumuskan beberapa keputusan penting organisasi, baik yang bersifat internal atau yang bersifat eksternal, sebagai tindak lanjut dari hasil Konferensi PWNU DKI Jakarta pada tanggal 25-26 Maret 2016 di Taman Mini Indonesia Indah.

Ada empat komisi dalam muker tersebut: A. Komisi Bidang Organisasi, B. Komisi Bidang Program Kerja, C. Komisi Bidang Rekomendasi, dan D. Komisi Bidang Bahtsul Masail. Masing-masing komisi akan merumuskan berbagai keputusan penting sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Sebagai ormas keagamaan terbesar di Indonesia, NU sangat diharapkan dapat memberikan rekomendasi dan kontribusi yang penting bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jakarta. Bukan hanya dalam soal keagamaan, tapi juga dalam soal ekonomi, pendidikan, sosial-kebudayaan dan politik.

Peran dan kontribusi inilah yang menjadi amanat besar para ulama pendiri NU sejak dahulu. Sejak awal didirikan, para ulama mencita-citakan NU sebagai payung besar yang menanungi dan melindungi seluruh warga negara Indonesia. [zul]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya